Mulai 25 Agustus Beras Premium, Medium dan Khusus Wajib Cantumkan Lebel, Jika Tidak Begini Sanksinya

Mulai 25 Agustus Beras Premium, Medium dan Khusus Wajib Cantumkan Lebel, Jika Tidak Begini Sanksi-nya

Mulai 25 Agustus Beras Premium, Medium dan Khusus Wajib Cantumkan Lebel, Jika Tidak Begini Sanksinya

Laporan Wartawan Bangka Pos, Idandi Meika Jovanka

BANGKAPOS.COM - Beras premium, medium, dan khusus wajib mencantumkan label pada kemasan. Aturan tersebut diberlakukan mulai 25 Agustus 2018.

Aturan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 59 Tahun 2018 Tentang Kewajiban Pencantuman Label Kemasan Beras.

Dilansir http://www.kemendag.go.id Permendag ini diundangan pada 25 Mei 2018 dan mulai berlaku setelah tiga bulan diundangkan.

Dalam rangka meningkatkan perlindungan konsumen beras, Senin (20/8/2018).

“Permendag ini bertujuan untuk melindungi konsumen beras. Untuk itu, beras yang dikonsumsi harus dijamin keamanannya dan diketahui asalnya. Selain itu, perlu adanya informasi yang benar dan lengkap pada setiap kemasan beras,” ungkap Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Veri Anggriono.

Ia menerangkan kewajiban pencantuman label berlaku untuk jenis beras premium, medium, dan khusus.

Label memuat keterangan merek, jenis beras, keterangan campuran apabila dicampur dengan varietas beras lain, berat bersih, tanggal pengemasan, nama, serta alamat pengemas beras atau importir beras.

Kemasan berbahan plastik wajib mencantumkan logo tara pangan dan kode daur ulang sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan.

“Kewajiban pencantuman label pada kemasan beras, dikecualikan pada beras yang diperdagangkan dan dikemas secara langsung di hadapan konsumen,” imbuh Veri.

Selain pencantuman label, pelaku usaha, baik pengemas beras maupun importir beras harus melakukan pendaftaran label sebelum memperdagangkan beras dalam kemasan.

Pendaftaran tersebut dapat dilakukan secara daring melalui portal web http://www.sipt.kemendag.go.id.

Sanksi Bagi Pelanggar

Sementara itu, pelaku usaha yang melanggar kewajiban pencantuman label pada kemasan beras wajib melakukan penarikan beras dari peredaran dan dilarang memperdagangkan beras dalam kemasan yang tidak mencantumkan label yang telah terdaftar. 

Selain itu, bagi pelaku usaha yang tidak melakukan penarikan beras tersebut dikenai sanksi administratif berupa pencabutan izin usaha oleh instansi penerbit. Permendag Nomor 59 Tahun 2018 dapat diunduh di : http://jdih.kemendag.go.id/Regulasi/detail/1687.

Penulis: Idandi Meika Jovanka
Editor: teddymalaka
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help