Penjual Rasakan Penurunan Permintaan Sapi dan Kambing pada Idul Adha Tahun Ini

Zubairi alias Badot, penjual sapi dan kambing di kawasan Sumberejo, Pangkalbalam, merasakan adanya penurunan permintaan hewan kurban

Penjual Rasakan Penurunan Permintaan Sapi dan Kambing pada Idul Adha Tahun Ini
BANGKA POS/DEDY QURNIAWAN
Sapi untuk kebutuhuan kurban Iduladha 2018 di tempat penjualan sapi dan kambing milik Badot, kawasan Sumberejo, Kecamatan Pangkalbalam, Pangkalpinang, Senin (20/8/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM - Zubairi alias Badot, penjual sapi dan kambing di kawasan Sumberejo, Pangkalbalam, merasakan adanya penurunan permintaan hewan kurban jelang Idul Adha  tahun ini dibanding tahun lalu.  

Menurutnya, penurunan mencapai 10 persen ini terjadi karena faktor ekonomi yang ia nilai menurun.

"Lumayan lah permintaannya tahun ini. Tapi kalau dibandingkan dengan tahun kemarin, ada penurunan sekitar 10 persen," ucap Badot kepada wartawan.

Sebagai gambaran, tahun ini Bandot mengaku hanya bisa menjual sebanyak 200 ekor sapi. Adapun tahun lalu sebanyak 250 ekor.

Badot menjual kambing dengan kisaran harga Rp 2,5 juta sampai Rp 6 juta untuk kambing, sementara sapi dijual dengan kisaran harga Rp 17,5 juta sampai Rp 70 juta untuk jenis sapi limosin.

"Normalnya memang segitu. Semua sapi ini dari Madura," kata Badot.

Ia memastikan bahwa stok sapi saat ini masih aman. "Stoknya saat ini masih 200 ekor," katanya.

Lokasi penjualan sapi dan kambing milik Badot dikunjungi oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Pangkalpinanang, Senin (20/8/2018) siang. Sebelumnya, TPID dan pejabat OPD juga meninjau gudang Subur di kawasan Konghin, Sungaiselan, Bangka Tengah guna meninjai ketersediaan beras.

Stok Sapi Aman

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Pangkalpinang Lie Tjun Jie memastikan bahwa stok sapi untuk kebutuhan hewan kurban untuk Pangkalpinang tahun ini aman. Pun demikian stok sapi potong untuk keperluan sehari-hari.

"Stok untuk kurbannya, aman. Begitu juga stok untuk potong. Pantauan di lapangan tadi, sapi juga banyak ketersediaannya. Beras juga cukup, gudangnya tadi penuh," ujar Lie kepada bangkapos.com

Dia mengatakan pihaknya juga berencana ikut turun bersama tim ke masjid-masjid saat pemotongan hewan kurban nanti guna sosialisasi.

"Bidang peternakan kami akan turun untuk periksa kesehatan hewan dan daging kurban. Itu tiap tahun kami lakukan," kata Lie. (*)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved