5 Fakta Seputar Imunisasi Measles Rubelle (MR) yang Vaksinnya Haram Karena Mengandung Babi

MUI menyatakan vaksin MR ini haram karena mengandung bahan yang berasal dari babi, tapi boleh digunakan dalam kondisi terpaksa.

5 Fakta Seputar Imunisasi Measles Rubelle (MR) yang Vaksinnya Haram Karena Mengandung Babi
Hello Sehat
Imunisasi 

BANGKAPOS.COM - Imunisasi menjadi hal penting untuk diberikan si kecil.

Saat pemerintah menggalakkan imunisasi Measles Rubelle (MR) menuai kontroversi, sampai akhirnya Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa tentang kehalalan vaksin ini.

MUI menyatakan vaksin Measles Rubella (MR) yang diproduksi Serum Institute of India (SII) boleh digunakan untuk imunisasi dalam keadaan terpaksa dan belum ditemukan vaksin MR yang halal.

Baca: Hukum Menjual Daging, Kulit hingga Kepala Hewan Kurban, dan Upah si Tukang Jagal

Keputusan ini ditetapkan melalui rapat pleno yang digelar di kantor MUI Pusat, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (20/8/2018) malam.

"Penggunaan vaksin MR dari SII pada saat ini dibolehkan (mubah) karena ada kondisi keterpaksaan dan belum ditemukan vaksin MR yang halal dan suci," kata Ketua Komisi Fatwa MUI Hasannudin AF seusai rapat tersebut.

Meski begitu, lanjut Hasannudin, vaksin MR itu tak boleh digunakan apabila nantinya ditemukan vaksin MR yang halal dan suci.

Nah, sebagai ibu selayaknya mengetahui fakta seputar imunisasi MR.

1.Apa fungsi imunisasi MR?

Imunisasi MR diberikan untuk melindungi anak dari penyakit kelainan bawaan seperti gangguan pendengaran, gangguan penglihatan, kelainan jantung, dan retardasi mental yang disebabkan adanya infeksi Rubella pada saat kehamilan.

2. Apakah penyakit Campak Rubella?

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved