5 Fakta Seputar Imunisasi Measles Rubelle (MR) yang Vaksinnya Haram Karena Mengandung Babi

MUI menyatakan vaksin MR ini haram karena mengandung bahan yang berasal dari babi, tapi boleh digunakan dalam kondisi terpaksa.

5 Fakta Seputar Imunisasi Measles Rubelle (MR) yang Vaksinnya Haram Karena Mengandung Babi
Hello Sehat
Imunisasi 

Keputusan ini ditetapkan melalui rapat pleno yang digelar di kantor MUI Pusat, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (20/8/2018) malam.

"Penggunaan vaksin MR dari SII pada saat ini dibolehkan (mubah) karena ada kondisi keterpaksaan dan belum ditemukan vaksin MR yang halal dan suci," kata Ketua Komisi Fatwa MUI Hasannudin AF seusai rapat tersebut.

Meski begitu, lanjut Hasannudin, vaksin MR itu tak boleh digunakan apabila nantinya ditemukan vaksin MR yang halal dan suci.

MUI pun mengimbau pemerintah dan produsen mengupayakan vaksin MR yang mendapatkan sertifikasi halal untuk imunisasi.

"Pemerintah wajib menjamin ketersediaan vaksin halal untuk kepentingan imunisasi bagi masyarakat. Produsen vaksin wajib mengupayakan produksi vaksin yang halal dan mensertifikasi halal produk vaksin sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," terangnya.

 Vaksin MR Mengandung Babi, Tapi Boleh Dipakai Jika Terpaksa

Polemik soal halal-haram penggunaan vaksin Measles Rubella (MR) untuk imunisasi campak Rubella akhirnya menemuka titik terang.

MUI (Majelis Ulama Indonesia) mengeluarkan fatwa tentang penggunaan vaksin MR.

Baca: Update Perolehan Medali dan Jadwal Asian Games Hari ini 21/8 - Indonesia Diapit Dua Korea

MUI menyatakan  vaksin MR ini haram karena mengandung bahan yang berasal dari babi, tapi boleh digunakan dalam kondisi terpaksa.

Keputusan ini ditetapkan usai Komisi MUI menggelar rapat pleno terkait kehalalan vaksin MR di kantor MUI Pusat, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (20/8/2018) malam. Turut hadir Ketua Komisi Fatwa MUI Hasanuddin AF, Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh, dan Ketua Harian MUI Bidang Fatwa Huzaemah T Yanggo.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved