Asian Games 2018

Bukan Kali Pertama, Skandal Seks Atlet Juga Pernah Terjadi di Asian Games 2014 di Korea Selatan

Bukan Kali Pertama, Skandal Seks Atlet Juga Pernah Terjadi di Asian Games 2014 di Korea Selatan

Bukan Kali Pertama, Skandal Seks Atlet Juga Pernah Terjadi di Asian Games 2014 di Korea Selatan
Asosiasi Basket Jepang minta maaf atas peristiwa memalukan di Asia Games. 4 pemain basket Nasional Jepang yang diketahui menyewa Pekerja Sekes Komersial (PSK) di Blok M Jakarta, dipulangkan dari Indonesia. Senin (20/2018) malam asosiasi ini menggelar jumpa pers di Tokyo bersama 4 pemain basket Jepang yang dari kanan ke kiri: Keita Imamura (22), Takuma Sato (23), Takuya Hashimoto (23) dan Yuya Nagayoshi (27) 

3. Pebasket tim Jepang di Asian Games 2018 Gelaran Asian Games 2018

Keempat atlet itu tepergok sedang berada di sebuah daerah "red district" Jakarta dengan masih mengenakan seragam tim nasional.

4 atlet yang bernama Yuya Nagayoshi, Takuya Hashimoto, Takuma Sato, dan Keita Imamura ini meninggalkan Jakarta untuk kembali ke Jepang pada Senin (20/8/2018) dini hari.

Kejadian ini bermula ketika Jepang sukses memenangkan laga melawan Qatar dengan skor 82-71.

Komite Olimpiade Jepang telah menghukum empat pemain di tim bola basket putra Asian Games untuk membeli seks di Jakarta dan mengirim mereka kembali ke rumah.

Ini adalah yang terbaru dalam serentetan skandal yang telah mencoreng citra dunia olahraga Jepang sebagai negara yang sedang menyiapkan diri untuk Olimpiade Tokyo 2020 dan Paralympic Games.

Keempat pemain keluar dari perkampungan atlet sekitar jam 10 malam. pada hari Kamis untuk makan malam, dan malam itu mereka “membayar jasa pelacur,” kata Yamashita.

"Peristiwa itu terjadi setelah menang 82-71 atas Qatar, para pemain pergi ke restoran Jepang di distrik hiburan utama, yang disebut Blok M di kota, mengenakan seragam tim mereka," ungkapnya.

Setelah makan malam dan minum, mereka pergi dan didekati oleh muncikari di jalan yang memperkenalkan mereka kepada wanita.

Mereka kemudian membawa wanita itu ke hotel terdekat dan melakukan "tindakan yang tidak pantas".

“Tindakan ini melanggar kode etik tim nasional. . . dan itu mengkhianati harapan warga Jepang, ”kata Yamashita.

Namun skandal seks di ajang Asian Games bukan kali pertama terjadi.(*)

Penulis: Idandi Meika Jovanka
Editor: teddymalaka
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help