Ekawati Galang Pelajar Komunitas Motor Bersih-bersih Pantai

Gerakan bersih-bersih pantai ini menindaklanjuti ajakan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti untuk membersihkan pantai

Ekawati Galang Pelajar Komunitas Motor Bersih-bersih Pantai
ist
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan bersama siswa dan perangkat Kecamatan Toboali, Tukak Sadai, Lepar Pongok dan Kepulauan Pongok melakukan pembersihan pantai, Minggu (19/8/2018) sore kemarin 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Anthoni Ramli

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan bersama siswa dan perangkat Kecamatan Toboali, Tukak Sadai, Lepar Pongok dan Kepulauan Pongok melakukan pembersihan pantai, Minggu (19/8/2018) sore kemarin.

Gerakan bersih-bersih pantai ini menindaklanjuti ajakan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti untuk membersihkan pantai serentak se-Indonesia serta aksi 30 hari menjelang World Clean Up Day pada 15 September 2018.

Kolaborator Adipura Bangka Selatan, Ekawati Justiar mengungkapkan di Toboali OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan siswa Toboali melakukan aksi bersih pantai di 4 pantai sekaligus yakni Pantai Kelisut, Pantai Batu Perahu, Pantai Batu Kapur serta Batu Kodok.

Sementara di Kecamatan Tukak Sadai dilakukan bersih-bersih pantai di Pantai Tanjung Kerasak. Sedangkan di Kepulauan Pongok aksi bersih pantai dilakukan di Pantai Batu Tambun Pongok.

" Dan di Pulau Besar dilakukan di Pantai Batu Betumpang yang melibatkan unsur masyarakat, Paskibraka, TNI AL, TNI AD, Polri serta Kecamatan, di Kepulauan Pongok juga sekaligus dilakukan penyerahan logo Pantai Lampu oleh PT Timah, di Toboali di Pantai Laut Nek Aji pas lagi acara 17 Agustus, semua penonton bahwa berpartisipasi mengambil sampah” jelas Ekawati,  Senin (20/8/2018).

Selain pelajar dan perangkat Kecamatan, pembersihan pantai juga melibatkan Komunitas RX King juga bersatu padu membersihkan pantai.

Selain pantai, peserta juga melanjutkan meninjau Batu Belimbing, untuk mencari lokasi penutupan World Clean Up Day (WCD).

" karena kegiatan ini akan diekspose ke seluruh dunia, sekalian mengekspose keindahan alam Basel, dan Insya Allah jika disetujui nanti akan ditutup di Batu Belimbing” pungkas Ekawati.(*)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help