Fatwa MUI: Vaksin MR Haram Namun Boleh Digunakan Jika Terpaksa - inilah Risiko Jika Tidak Dilakukan

Fatwa MUI: Vaksin MR Haram Namun Boleh Digunakan Jika Terpaksa - inilah Risiko Jika Tidak Dilakukan

Fatwa MUI: Vaksin MR Haram Namun Boleh Digunakan Jika Terpaksa - inilah Risiko Jika Tidak Dilakukan
depkes.go.id
Ilustrasi Imunisasi MR 

Data Kementerian Kesehatan pada 2013-2017 mencatat sejumlah 31.449 kasus Rubella telah dilaporkan.

''Rubella bisa menyebabkan kelainan pada anak dan tidak bisa kita obati. Kita tidak bisa matikan virus yang sudah masuk ke dalam tubuh,'' ungkap Menkes.

3. Virus Rubella Bisa Menyebar

Pada kesempatan tersebut pula, Menkes Nila Moeloek meluruskan anggapan salah di masyarakat yang menyatakan bahwa anak laki-laki tidak akan terinfeksi. Rubella bisa menyerang siapa saja dengan gejala yang tidak spesifik (tidak jelas).

''Itu salah besar. Baik anak laki-laki maupun perempuan bisa terkena Rubella'', pungkas Menkes.

Penyakit Rubella mudah menular, akan tetapi yang menjadi perhatian dalam kesehatan masyarakat adalah efek teratogenik apabila rubella ini menyerang pada wanita hamil terutama pada masa awal kehamilan.

Infeksi rubella pada ibu hamil dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan permanen pada bayi yang dilahirkan atau dikenal dengan Congenital Rubella Syndrome (CRS).

''Kalau kebetulan anak yang sakit Rubella ini dekat dengan ibu hamil, apalagi terkenanya di trimester pertama atau saat janin terbentuk, gejalanya juga tidak spesifik.

Mungkin hanya demam ringan, padahal itu Rubella, anak yang dikandungnya bisa terlahir dengan kecacatan.'' tambah Menkes.

4. Tuli, Buta dan Kelainan Jantung

Kelainan akibat Rubella disebut dapat berupa ketulian, gangguan penglihatan bahkan kebutaan, hingga kelainan jantung.

Dalam hal bayi lahir dengan katarak misalnya, Menkes menerangkan bahwa operasi mengangkat katarak bisa dilakukan tetapi mengatasi gangguan penglihatannya sangat sulit.

''Dampak dari Rubella ini sangat luar biasa.

Saya kira kita harus memikirkan dampak dan akibat yang terkena apabila kita menolak imunisasi'', tandas Menkes. (bangkapos.com/teddy malaka)

 

Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help