Polres Belitung Gelar Coffee Morning Bahas Masalah Rumah Makan Terindikasi Tidak Halal

Dirinya mengakui kecepatan akses informasi di medsos tanpa filter dan konfirmasi yang jelas dari pihak terkait,

Polres Belitung Gelar Coffee Morning Bahas Masalah Rumah Makan Terindikasi Tidak Halal
Pos belitung/Dede s
Suasana Coffee morning yang digelar Polres Belitung membahas beredarnya issue adanya rumah makan yang terindikasi tidak halal‎ dalam keiatan coffe morning, Selasa (21/8/2018). 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dede Suhendar

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Polres Belitung membahas beredarnya issue adanya rumah makan yang terindikasi tidak halal‎ dalam kegiatan Coffee morning, Selasa (21/8/2018).

Dalam acara turut diundang Bupati Belitung beserta OPD terkait, jajaran forkominda, LPOM MUI Provinsi Kepulauan Babel, MUI Kabupaten Belitung, tokoh masyarakat, pemiliK rumah makan serta kades lurah membahas persoalan yang santer di media sosial beberapa waktu lalu.

‎"Tujuan kegiatan Coffee morning dengan mengumpulkan seluruh elemen terkait untuk membahas permasalahan yang sedang bergulir di masyarakat yaitu isu rumah makan yang terindikasi tidak halal. Jadi untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif kami bahas masalah ini," ujar Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana, Selasa (21/8/2018).

Menurutnya, dalam obrolan santai bertajuk Coffee morning tersebut diharapkan masyarakat bisa menyampaikan pendapat dan tanggapannya.

Sehingga dalam pembahasan bersama pihak terkait bisa didapat sebuah solusi pemecahan masalah yang terjadi.

Dirinya mengakui kecepatan akses informasi di medsos tanpa filter dan konfirmasi yang jelas dari pihak terkait, pada satu sisi dapat menimbulkan ‎hoax serta berpotensi mengarah kepada sara serta perpecahan di masyarakat.

"Dalam coffe morning ini kami berharap segala isu yang seluruh bergulir dikarenakan zamannya memang cepat sekali viralnya di medsos ‎terkait dengan isu yang belum tentu benar. Jadi kami harus cepat tanggap mengatasi masalah ini dan mencarikan solusi bersama," katanya.

Yudhis juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dengan isu yang belum tentu benar.

Selain itu diharapkan peranan stakeholder terkait untuk memberikan pengertian kepada masyarakat.(*)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved