Bingung Mau Berkurban untuk Orangtua yang Sudah Meninggal, Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Dari tahun ke tahun, banyak pertanyaan mengenai berkurban, tak terkecuali di Idul Adha 2018 ini.

Bingung Mau Berkurban untuk Orangtua yang Sudah Meninggal, Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad
BANGKA POS/DEDY QURNIAWAN
Sapi untuk kebutuhuan kurban Iduladha 2018 di tempat penjualan sapi dan kambing milik Badot, kawasan Ampui, Kecamatan Pangkalbalam, Pangkalpinang, Senin (20/8/2018). 

BANGKAPOS.COM - Umat Muslim di Indonesia pada Rabu (22/8/2018) merayakan Idul Adha 2018.

Dari tahun ke tahun, banyak pertanyaan mengenai berkurban, tak terkecuali di Idul Adha 2018 ini.

Banyak orang yang ingin berkurban di Idul Adha 2018 ini untuk orangtuanya yang sudah meninggal dunia.

Bagaimana hukumnya? Begini penjelasan Ustadz Abdul Somad.

Dilansir dari YouTube Bujang Hijrah, Ustadz Abdul Somad mendapatkan pertanyaan dari jamaahnya terkait berkurban.

"Bagaimana hukum kurban atas nama orang yang sudah meninggal? Bukankah orang yang mati itu tak bisa beribadah?," ujarnya membacakan pertanyaan.

Ustadz Abdul Somad kemudian menjawabnya dengan mengibaratkan dirinya sudah meninggal.

"Kalau Abdul Somad mati, dia tak bisa beribadah. Tapi ibadah bapak kepada Abdul Somad sampai tak? Sampai. Kalau tak sampai ibadah bapak ke Abdul Somad tak ada shalat jenazah," ujarnya.

Kalau ibadah untuk orang yang sudah meninggal itu tidak ada, maka orang yang sudah meninggal akan dicampakan begitu saja, tidak dishalatkan dan disedekahkan.

Bahkan kata dia, makanan untuk orang yang sudah meninggal saja bisa sampai.

Halaman
1234
Editor: Alza Munzi
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help