Home »

Video

Hasil Pemeriksaan Hewan Kurban di Masjid Agung Sungailiat, Satu Hati Sapi Mengandung Cacing

Di Tempat Pemotongan Hewan Kurban Masjid Agung Sungailiat, ditemukan satu ekor satu sapi terindikasi cacing hati.

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM -- Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan drh Susilawati dari 15 ekor sapi yang disembelih di Tempat Pemotongan Hewan Kurban Masjid Agung Sungailiat, Rabu (22/8/2018) ditemukan satu ekor satu sapi terindikasi cacing hati.

Sedangkan 14 ekor sapi yang dipotong tidak ditemukan cacing hati. Begitu juga untuk lima ekor kambing yang disembelih tidak mengandung cacing hati.

Hati sapi yang ditemukan tersebut segera dimusnahkan sedangkan daging sapinya aman untuk dikonsumsi.

"Dari hasil pemeriksaan saya temukan satu sapi yang hatinya ada cacing hati. Untuk hati sapi ini saya minta agar segera dimusnahkan oleh panitia kurban sedangkan dagingnya aman dikonsumsi," jelas Susilawati yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bangka kepada bangkapos.com saat ditemui usai pemeriksaan daging hewan kurban di Masjid Agung Sungailiat.

drh Susilawati saat melakukan pemeriksaan post mortem yakni organ dalam sapi saat pemotongan hewan kurban, Rabu (22/8/2018) di halaman belakang Gedung TPA Masjid Agung Sungailiat.
drh Susilawati saat melakukan pemeriksaan post mortem yakni organ dalam sapi saat pemotongan hewan kurban, Rabu (22/8/2018) di halaman belakang Gedung TPA Masjid Agung Sungailiat. (Bangka Pos/Nurhayati)

Sebelum dilakukan pemotongan semua hewan kurban tersebut sudah diperiksa ante mortem yaitu pemeriksaan fisik hewan. 15 sapi dan lima kambing yang akan disembelih dalam kondisi sehat.

Selain itu juga hewan-hewan kurban yang disembelih ini juga ada label dari Tim Pemeriksa Hewan Kurban Dinas Pertanian Kabupaten Bangka yang menyatakan dalam kondisi sehat.

Namun untuk memastikan daging hewan kurban tersebut aman dikonsumsi, Susilawati melakukan pemeriksaan post mortem yakni pemeriksaan hati, limpa, paru-paru yang merupakan jeroan sapi.

Diakui Susilawati teknik menjatuhkan sapi saat pemotongan juga harus dilakukan secara baik dan hati-hati karena jika tidak maka bisa berpengaruh pada organ dalam sapi yang memar.

"Seperti ini ada hitam di parunya ini karena memar dimana saat menjatuhkan sapi itu juga berpengaruh jadi harusnya yang baik itu organ dalamnya tidak memar tapi ini masih aman dikonsumsi," jelas Susilawati.

Menurut Ketua Panitia Pelaksana Pemotongan Hewan Kurban Masjid Agung Sungailiat Abdullah Aidid, koordinasi Dinas Pertanian Kabupaten Bangka dengan Panitia Pelaksana Kurban Masjid Agung dalam pemeriksaan hewan kurban sudah bagus.

"Memang ada di panitia kita salah seorang untuk melihat layak tidaknya daging sapi tersebut dikonsumsi yaitu dokter hewan Susilawati," kata Aidid

Dari hasil pemeriksaan awal secara fisik yang dilakukan drh Susilawati, hewan-hewan kurban tersebut dinyatakan sehat.

"Kita mengikuti instruksi dari dokter hewan ibu Susilawati jika nyatakan tidak layak konsumsi kita musnahkan jangan sampai tidak aman dikonsumsi masyarakat," tegas Aidid.

Penulis: nurhayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help