Leisure Bangka Belitung

Wisata Malam Mengintai Tarsius Hewan Langka di Belitung, Mengendap-endap Pakai Senter Redup di Hutan

Wisata Malam Mengintai Tarsius Hewan Langka di Pulau Belitung, Mengendap-endap Pakai Senter Redup di Hutan

Wisata Malam Mengintai Tarsius Hewan Langka di Belitung, Mengendap-endap Pakai Senter Redup di Hutan
Bangka Pos / Adelina Nurmalitasari
Tarsius atau dalam bahasa lokal disebut pelili'an yang ditemukan posbelitung.co bersama pengelola Bukit Peramun pada Selasa, (21/8/2018). 

"Kalau bulan terang seperti malam ini biasanya agak liar. Kemudian ditemukan paling hanya satu tidak berkelompok," kata Adong.

Menurutnya waktu terbaik mencari tarsius pada September dan Oktober karena saat itu tarsius sedang memasuki masa kawin. Jadi ketika ditemukan, seringkali tarsius sedang berpasangan.

 Sembari mencari tarsius di pohon-pohon, kelap-kelip dari kunang-kunang yang melintas akan mengobati sedikit penat saat mencari tarsius yang tak kunjung ditemukan.

Tepat pukul 20.43, hampir dua jam pencarian pengelola tiba-tiba memanggil karena mereka telah menemukan tarsius.

Rasa penasaran akan terbayar setelah melihat hewan lucu bermata besar ini terlihat di hadapan.

"Tadi ada lihat beberapa tapi liar jadi langsung kabur. Ini tadi karena sudah dikepung lima orang akhirnya dapat," kata seorang pengelola sumringah.

Tarsius atau dalam bahasa lokal disebut pelili'an yang ditemukan posbelitung.co bersama pengelola Bukit Peramun pada Selasa, (21/8/2018).
Tarsius atau dalam bahasa lokal disebut pelili'an yang ditemukan posbelitung.co bersama pengelola Bukit Peramun pada Selasa, (21/8/2018). (Bangka Pos / Adelina Nurmalitasari)

Tarsius ternyata hewan kecil berukuran sekepalan tangan dengan mata yang besar buat hewan seukuran itu. Sekilas hewan ini seperti gabungan tikus karena memiliki tubuh kecil dan ekor panjang, juga tampak seperti burung hantu karena ukuran matanya yang besar.

Jari-jari kakinya mencengkeram erat dahan pohon. Matanya mengawasi sekitar saat pengelola Bukit Peramun memotretnya.

Tarsius atau dalam bahasa lokal disebut pelili'an memang termasuk dalam 25 spesies primata di dunia yang terancam punah seperti yang dilansir di laman Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 

Jangan Cari Tarsius Lewat Pukul 9 Malam

Halaman
123
Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: teddymalaka
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help