Home »

Lokal

» Bangka

Dilantik Jadi Dirut PDAM, Bupati Bangka Minta Suhendra Bekerja Lebih Baik

Bupati Bangka H Tarmizi Saat melantik Suhendra menjadi Direktur Umum PDAM Tirta Bangka,

Dilantik Jadi Dirut PDAM, Bupati Bangka Minta Suhendra Bekerja Lebih Baik
bangkapos/nurhayati
Bupati Bangka H Tarmizi Saat ketika melantik Suhendra sebagai Direktur PDAM Tirta Bangka mengantikan Wellindra Bashir, Kamis (22/8/2018) di Ruang Rapat Bangka Bermartabat. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM -- Bupati Bangka H Tarmizi Saat melantik Suhendra menjadi Direktur Umum PDAM Tirta Bangka, mengantikan Wellindra Bashir yang habis masa kerjanya, Kamis (23/8/2018) di Ruang Rapat Bina Praja Kantor Bupati Bangka.

Tarmizi menilai prestasi yang sudah diraih Wellindra Bashir sebagai Dirut PDAM Tirta Bangka selama ini sangat baik.

"Dengan Pak Welly (Wellindra Bashir--red) saya tidak tahu persis cuma saya tahunya dia berkawan dengan Erry Gusnawan. Orang tidak setuju semua dan saya tetap melantik apapun yang terjadi terhadap Welly. Saya sampaikan kepada pejabat baru kalau prestasi tidak usah dicerita cukup bagus, loyalitas juga sama saya rasa, Pak Welly cepat tanggap. Ada pertanyaan kok diganti? Siapa pun pada jabatan yang paling lama akan menimbulkan beberapa hal. Oleh karena itu ini yang terbaik. Sama saya juga mengapa kalah sebagai bupati kemarin ada hikmah yang terbaik yang harus kita syukuri, tidak tahu apa KPK yang menangkap atau apa yang terjadi," ungkap Tarmizi.

Diakuinya pelantikan Suhendra sebagai Dirut PDAM baru ini karena perlu penyegaran. Pasalnya jika memegang jabatan terlalu lama akan menimbulkan ekses-ekses yang tidak terlalu bagus.

Kepada direktur yang baru dilantik Tarmizi berpesan agar melaksanakan Simpanan Air yakni sistem pelayanan yang akuntabel, acceptable dan akurat, inisiatif, inovasi, dan responsif. Menurutnya Dirut PDAM Tirta Bangka yang baru juga harus cepat tanggap dan apa yang kurang bagus di PDAM harus diperbaiki.

Diakui Tarmizi keputusan menetapkan Suhendra sebagai Dirut PDAM Tirta Bangka ini baru diambilnya pada Kamis (23/8/2018) saat subuh dinihari. Untuk itulah dia berpesan agar Dirut PDAM Tirta Bangka yang baru bisa bekerja lebih baik.

"Kepada direktur yang baru berkoordinasi, janga pilah-pilah ini orang saya sama- sama saja di situ. Karena PDAM ini selama ini banyak merugi. Sejak jaman Pak Welly ini untung. Nah ini harus belajar. Kalau direktur yang baru sama dengan direktur yang lama berarti merugi, kalau direktur yang baru menurun berarti celaka, harus lebih baik ke depan. Ini harapan saya. Saya mutus sendiri tentunya, tadi subuh saya telpon pak sekda buatkan SK si ini begitu saja, maka tidak ada yang tahu, memang tidak ada kepentingan apa apa," ungkap Tarmizi.

Ia juga meminta agar Direktur PDAM yang baru Suhendra agar menjadikan anak buah sebagai patner kerja bukan sebagai bawahan.

"Kepada Pak Suhendra kerja berat harus diatas prestasi yang sudah dicapai Pak Welly bersama-sama selama ini bekerja," tegas Tarmizi.

Sedangkan kepada Wellindra, Tarmizi berpesan agar melihat pergantian jabatan tersebut dari sisi positifnya karena ada hikmahnya.

Penulis: nurhayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help