7 Remaja Kurau Diamankan Usai Kedapatan Minum Miras di BTC

Mereka dibawa ke Mapolsek dan sekira pukul 22.30 WIB, permasalahan nya dapat diselesaikan bersama

7 Remaja Kurau  Diamankan Usai Kedapatan Minum Miras di BTC
Ist
Sebanyak tujuh orang remaja laki-laki dibawa ke Mapolsek Bukit Intan, karena kedapatan sedang asyik minum minuman keras (miras) di BTC Pangkalpinang, Kamis (23/8/2018) kemarin. 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ira Kurniati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sebanyak tujuh orang remaja laki-laki dibawa ke Mapolsek Bukit Intan, karena kedapatan sedang asyik minum minuman keras (miras) di BTC Pangkalpinang, Kamis (23/8/2018) kemarin. 

Tak hanya sedang meminum miras jenis arak, sejumlah remaja asal Desa Kurau, Kabupaten Bangka Tengah ini pun ada yang membawa senjata tajam.

Aksi mereka di Lantai 1 BTC tersebut, diketahui dan dilaporkan oleh petugas keamanan setempat ke Polsek Bukit intan.

Sehingga personil gabungan intel dan reskrim sektor Bukit Intan, mengamankan tujuh remaja yang rata-rata berusia 14 hingga 16 tahun tersebut. 

Kapolsek Bukit Intan, AKP Diana Yanmiraty mengatakan kejadian tersebut sekira pukul 16.00 WIB, yang dilaporkan oleh petugas keamanan BTC kepada pihaknya, remaja itu pun kemudian dibawa ke Mapolsek. 

"Mereka dibawa ke Mapolsek dan sekira pukul 22.30 WIB, permasalahan nya dapat diselesaikan bersama orangtua masing-masing. Setelah penyelesaian bersama orangtua masing-masing, mereka kami perbolehkan pulang." ujar AKP Diana seizin Kapolres Pangkalpinang, AKBP Iman Risdiono Septana, Jumat (24/8/2018).

Diana menyayangkan aksi yang dilakukan sejumlah remaja tersebut.

Ditambah dengan, ditemukan adanya senjata tajam yang dibawa oleh mereka.

Hal tersebut, ditakutkan dapat memicu timbulnya perkeIahian antar remaja

Ia pun menuturkan, kejadian serupa agar tidak terulang kembali. Dirinya menegaskan, agar setiap orangtua dapat mengawasi pergaulan anaknya.

Juga tidak membiarkan anak keluyuran, terutama disaat waktu sekolah. 

"Saya juga berterimakasih kepada security BTC yang turut melaporkan kejadian tersebut kepada kami dan tidak main hakim sendiri. Harapannya agar jangan terulang kembali kejadian seperti itu. Kepada Orangtua, agar harus mengawasi anaknya, jangan dibiarkan keluyuran terutama pada hari-hari sekolah." tukasnya. (*)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help