Penolakan Terhadap Gerakan Selamatkan Indonesia Meluas, Ini Alasannya

Tabrozi Ketua Bem IAIN SAS BABEL mengatakan ada 5 poin alasan penolakan mereka

Penolakan Terhadap Gerakan Selamatkan Indonesia Meluas, Ini Alasannya
Istimewa
DPD Perindra dan BEM SAS Jum'at (24/8/2028) menolak kehadiran GSI di Bangka Belitung 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Deddy Marjaya

BANGKAPOS.COM -- Penolakkan terhadap kedatangan Ketua Gerakan Selamatkan Indonesia (GSI) sekaligus berencana akan menggelar dialog di Rumah Atok Kulub terus meluas.

Tiga tokoh GSI yang rencananya akan datang ke Pangkalpinang antara lain Rocky Gerung, Marwan Batubara dan Ratna Sarumpet.

Sejumlah spanduk dari berbagai pihak terlihat dipasang diberbagai titik di Kota Pangkalpinang.

Salah satunya yang menolak adalah dari DPD Pergerakan Pelajar Indonesia Raya (Parindra) Bangka Belitung dan BEM IAIN SAS.

"Kita khawatir suasana kondusif di Bangka Belitung akan terganggu dengan aktifitas GSI di Bangka Belitung," Zamzibar Ketum DPD PARINDRA

Sementara itu Tabrozi Ketua Bem IAIN SAS BABEL mengatakan ada 5 poin alasan penolakan mereka, antara lain:

1.Kehadiran GSI ganti Presiden di Babel diduga akan merontokkan nilai-nilai demokrasi, pembodohan dan provokasi terhadap masyarakat Bangka Belitung.
2. Menolak kegiatan dalam bentuk apa pun yang serupa, baik ganti presiden atau Jokowi dua periode, sebelum ada ketentuan dan regulasi hukum yg ditetapkan oleh KPU
3. Kami tidak menginginkan masyarakat Babel Resah dengan kehadiran GSI di Babel, saat ini kami anggap masyarakat Indonesia dan Bangka Belitung sudah dalam situasi aman dan tentram.
4. Menghimbau kepada elite politik untuk menahan diri dan menghentikan gerakan-gerakan yang bisa menyebabkan perpecahan persatuan dan kesatuan sesama anak Bangsa
5. mengajak seluruh elemen masyarakat Bangka Belitung untuk mendukung dan mensuksukseskan Pemilu 2019 di BABEL yang aman, damai, dan tentram.
"Harapan kita semua pihak menahan diri dan tidak salinf provokasi itu saja apapun pilihan dan dukungannya," kata Tabrozi

Sementara itu Mohammad Amin Ketua GSI Bangka Belitung dalam klarifikasi nya mengatakan rencana acara diskusi yang akan dilaksanakan murni insiatif GSI.

Tidak ada pihak atau pun partai politik yang mensponsori serta tidak ada kaitannya dengan politik.

Tujuan seminar dan dialog ini adalah memberikan penjelasan terkait kondisi Indonesia dan Bangka Belitung saat ini.

"Jadi tidak benar ada hubungannya dengan politik atau partai politik ini murni dilaksanakan boleh GSI untuk membahas kondisi Bangka Belitung saat ini," kata Mohammad Amin.

Penulis: deddy_marjaya
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help