Petugas Damkar Bateng Keluhkan Kekurangan Armada Pemadam

Kita hanya punya dua unit mobil armada pemadam kebakaran, kapasitasnya ada yang 5000 liter air, mobil itu tahun

Petugas Damkar Bateng Keluhkan Kekurangan Armada Pemadam
Ist
Anggota Pemadam Kebakaran Bangka Tengah ketika memadamkan api 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Musim kemarau yang melanda saat ini, berdampak pada banyaknya hutan atau lahan kering yang mudah terbakar di wilayah Kabupaten Bangka Tengah.

Dari kejadian itu, pihak pemadam kebakaran selalu siap 24 jam untuk mencegah dan mengantisipasi kebakaran itu.

Namun sayangnya petugas Damkar Bangka Tengah saat ini mengeluhkan kurangnya armada pemadam apabila kebakaran terjadi bersamaan di Kecamatan yang berbeda beda dan dalam intensitas besar.

"Kita hanya punya dua unit mobil  armada pemadam kebakaran, kapasitasnya ada yang 5000 liter air, mobil itu tahun tahun 2007 dan yang kedua dibeli tahun 2010. kondisinya satu unit yang 2007 sudah rusak berat, satunya ada kendala di pompa, kalau pompa hisap tidak bisa di pakai, hanya pompa semprot yang bisa digunakan, sehingga kita menggunakan mesin luar untuk memasukkan air ke tangki mobil,"kata Kasi Pencegahan Kebakaran, Dinas Satpol PP dan Damkar Bangka Tengah Syaparudin kepada wartawan, Jumat (24/8/2018).

Syaparudin menambahkan bahwa apabila terjadi kebakaran besar dan berbeda tempat, tim Damkar selalu kesulitan untuk mendatanginya, sehingga mereka tidak bisa cepat untuk mendatangi lokasi tersebut.

"Hanya ada satu armada kondisinya fit apabila terjadi kebakaran, sehingga kita harus minta bantuan dengan armada dari dinas BPBD Bateng satu mobil tangki yang menyuplai airnya, untuk membantu memadamkan kebakaran,"jelasnya.

Ia mengakui pada Agustus ini telah belasan hutan dan lahan kosong mengalami kebakaran akibat musim kering yang melanda Bangka Tengah, sehingga membuat pihak Damkar harus waspada dan selalu siap setiap saat.

" Untuk mengantisipasi itu, yang petama kami sudah berusaha memperbaiki kerusakan pompa pada mobik pemadam dengan menggunakan pompa luar, sehingga bisa kita pakai dan siap setiap saat bila dibutuhkan, tetapi itu tadi tidak bisa mengback up seluruhnya, apabila dituntut sesuai SOP dengan kendala kerusakan pompa perlu waktu agak lama untuk menghisap air yang normalnya lima menit, ini bisa mencapai 10 menit,"lanjutnya.(*)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved