Tak Banyak yang Tahu Ini Sejarah Kenapa Atlet Suka Pose Menggigit Medali, Terungkap Asal Usulnya

Hingga Kamis (23/8), Indonesia telah mendapat 8 medali emas dalam pesta olahraga Asian Games 2018.

Tak Banyak yang Tahu Ini Sejarah Kenapa Atlet Suka Pose Menggigit Medali, Terungkap Asal Usulnya
Defia Imaniar menggigit medali emasnya 

Sedangkan medali yang terbuat dari silver berlapis emas tidak berbekas, tapi lapisan emasnya akan tergores sedikit.

Namun, medali emas 24 karat sudah tidak lagi dikeluarkan. Terakhir pada Olimpiade Musim Panas di Stockholm, Swedia pada tahun 1912.

Baca: 6 Fakta Tewasnya Menantu Polisi Ditabrak Pengendara Mercy mulai dari Status Pelaku dan Kronologi

Lidswell Kwok menggigiti medali emasnya
Lidswell Kwok menggigiti medali emasnya ()

Dilansir dari CNN, rata-rata medali emas Olimpiade sebenarnya terbuat dari 494 gram perak dan 6 gram emas.

Jadi, medali Asian Games 2018 kali ini juga bukan 100% emas murni 24 karat.

Lalu kenapa atlet masih tetap menggigit keping medali mereka?

Ini salah satu pose yang sudah menjadi tradisi meski mereka tahu sudah tidak ada gunanya lagi memeriksa kadar emas dalam medali itu.

Momen dan pose semacam ini biasanya dilakukan dalam sesi foto-foto setelah pemberian medali dan menyanyikan lagu kebangsaan.

Banyak fotografer yang akan meminta para atlet berpose menggigit medali demi keindahan foto serta menunjukkan semangat kemenangan si atlet.

Sekarang sudah tahu, kan kenapa atlet selalu menggigit medali emas yang mereka dapatkan dalam ajang perlombaan olahraga?

Baca: Baru Menikah, Anggun Cipta Sasmi Tiba-tiba Puji Najwa Shihab, Ternyata Ini Alasannya

Halaman
123
Editor: zulkodri
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help