Video

Warga Tionghoa Desa Rebo Lakukan Arak-Arakan Simbol Dewa Untuk Laksanakan Sembahyang Rebut

Warga Tionghoa di Desa Rebo Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka melakukan arak-arakan untuk melaksanakan Sembahyang Rebut

"Thai Se Ja ini merupakan penjelmaan Dewi Kuan Im yang menyerupai raja setan. Kalau dia Dewi Kuan Im yang jadi raja setannya karena dia cantik tidak ditakuti para setan maka berubahlah keluar dari api neraka tangannya kelihatan hitam, wajahnya hitam, susah saya menjelaskan sampai habis karena menyangkut Dewi Kuan Im ini selalu ada tetesan air mata," ungkap Thaipak Thew menyeka air matanya.

Menurutnya pada setiap bulan 5 tanggal 7 penanggalan Imlek umat Konghucu melakukan Sembahyang Rebut.

Diyakini oleh Umat Khonghucu pada saat itu pintu akhirat terbuka dimana seluruh arwah akan turun ke bumi sejak permulaan bulan ketujuh. Diantara arwah tersebut ada yang gentayangan dalam keadaan telantar sehingga mereka membutuhkan persembahan makanan.

"Ibaratnya jelmaan Dewi Kuan Im, raja setan ini manggil arwah-arwah yang tertulis jadi tidak ada yang berkeliaran lagi dikasih makan ada persembahan makanan, sajiannya," kata Thaipak Thew.

Sembahyang Rebut ini bagi masyarakat Tionghoa dalam ajaran Konghucu memberi makan para arwah yang bergentayangan pada bulan 5 tanggal 7 penanggalan Imlek agar tidak mengganggu manusia lagi.

"Kita kerja juga tidak ada halangan, dari segi rezeki tidak ada halangan karena para setan tidak mengganggu dengan adanya Sembahyang Rebut," harap Thaipak Thew.(*)

Penulis: nurhayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved