Akhirnya Indro Ungkap Pesan Dono dan Kasino yang Disimpannya Selama 25 Tahun Bersahabat
Komedian senior Indrodjojo Kusumonegoro (60) atau yang lebih dikenal sebagai Indro Warkop sudah berkarier di dunia hiburan selama lebih dari 40 tahun
BANGKAPOS.COM - Komedian senior Indrodjojo Kusumonegoro (60) atau yang lebih dikenal sebagai Indro Warkop sudah berkarier di dunia hiburan selama lebih dari 40 tahun.
Baru-baru ini, Indro mengaku ada beberapa alasan yang membuatnya tetap aktif di dunia komedi, salah satunya adalah konsistensi.
“Kelihatannya saya kadang-kadang sok tahu banget menilai diri saya, bahkan orang melihat saya kaku, nah itu banyak yang complain, ‘lo kok gak pernah berubah sih’, saya disitu saklek, nah saya pertahanin kakunya,” ucap Indro Warkop.
Baca: Jessica Iskandar Mengaku Hidupnya Berubah Sejak Pacaran dengan Richard Kyle
Indro Warkop menambahkan alasan kedua nama grup lawak Warkop DKI yang melekat pada dirinya.
“Terus saya meneruskan pesan, Dono dan Kasino tuh berpesan, ‘bendera Warkop tuh di elu, kita keluarga, satu bendera, terusin semangatnya’. Gue paling muda jadi playmaker,” ucap Indro Warkop.
Indro Warkop mengaku bahwa sepeninggalnya Dono dan Kasino, ia membawa tugas tersebut seorang diri.
Menurut Indro, ia bukanlah apa-apa tanpa Dono dan Kasino.
Bahkan Indro Warkop pernah vakum selama satu tahun setelah ditinggal oleh Dono dan Kasino.
Baca: Begini Keseruan Indra Bruggman ketemu dengan Diana Pungky Pemeran Jiny oh Jiny
Ketika itu ia merasa bingung dengan yang langkah yang harus ia ambil tanpa dua sahabat yang sudah menjadi bagian dari dirinya selama 25 tahun.
“Ya udah selama setahun itu saya cuma deketin anak-anaknya Dono, anaknya Kasino, biar tahu kalau bapaknya tuh bukan cuma pelawak, tapi juga mengerti budaya dan lain-lain, itu aja yang saya lakuin selama setahun,” ucap Indro mengenang.

Kini Indro Warkop akan kembali bermain dalam film komedi Gila Lu Ndro! yang akan tayang pada 13 September 2018.
Judul film ini diambil dari kata-kata yang sering terlontar dalam film-film Warkop.
Menurut Indro, film ni merupakan keinginan dari mendiang Dono Warkop yang belum kesampaian.
“Jadi bukan kenangan, jadi dulu Dono tuh pengin banget film komedi yang satire, full satire, nah bisa dibilang film ini tuh mewujudkan keinginan Om Dono,” ucap Indro Warkop.
Baca: Gara-gara Laporan Siswa SMP, Pria Ini Batal Menikah dengan Pujaan Hati
Komedian senior ini mengungkapkan, ada beberapa faktor yang membuat keinginan Dono Warkop tersebut baru bisa terwujud, diantaranya karena batas-batas norma dan aturan yang berlaku pada saat itu.