Permintaan Terakhir Idrus Marham Pada Jokowi Setelah Mundur dari Jabaran Menteri

Begitu tahu dirinya bakal diumumkan sebagai tersangka, Idrus Marham langsung menyatakan mundur dari jabatan menteri sosial.

Permintaan Terakhir Idrus Marham Pada Jokowi Setelah Mundur dari Jabaran Menteri
Warta Kota/Henry Lopulalan
Idrus Marham memberi keterangan kepada wartawan seusai menyerahkan surat pengunduran dirinya selaku Mensos kepada Presiden Jokowi di Kompleks Istana, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Jumat (24/8/2018). 

Commitment fee tersebut diberikan oleh Johannes Budisutrisno Kotjo, pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited.

Dalam kasus ini KPK juga menetapkan Johannes sebagai tersangka karena memberikan suap kepada Eni.

KPK menduga penerimaan suap sebesar Rp 500 juta merupakan penerimaan keempat dari Johannes.

Total nilai suap yang diberikan Johannes kepada Eni sebesar Rp 4,8 miliar.

Baca: Ini Alasan Polda Bangka Belitung Tak Izinkan Diskusi Rocky Gerung dan Ratna Sarumpaet

Idrus disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP atau Pasal 56 ke-2 jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Nasi Kebuli di Akhir Jabatan Idrus Marham Sebagai Mensos

Nasi Kebuli menjadi makanan wajib saat terjadi pergeseran menteri di kementerian sosial.

Setidaknya, hal itu sempat terlihat saat Khofifah Indar Parawansa berhenti dan digantikan dengan Idrus, Januari 2018 lalu.

Ketika itu, Khofifah mengajak wartawan dan pegawan kementerian untuk makan bersama di ruangan menteri.

Hal yang sama terlihat saat Idrus Marham digantikan oleh teman satu partainya, Agus Gumiwang Kartasasmita, Jumat (24/8/2018).

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help