Permintaan Terakhir Idrus Marham Pada Jokowi Setelah Mundur dari Jabaran Menteri

Begitu tahu dirinya bakal diumumkan sebagai tersangka, Idrus Marham langsung menyatakan mundur dari jabatan menteri sosial.

Permintaan Terakhir Idrus Marham Pada Jokowi Setelah Mundur dari Jabaran Menteri
Warta Kota/Henry Lopulalan
Idrus Marham memberi keterangan kepada wartawan seusai menyerahkan surat pengunduran dirinya selaku Mensos kepada Presiden Jokowi di Kompleks Istana, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Jumat (24/8/2018). 

Kepala Bagian Publikasi dan Pemberitaan Kementerian Sosial, Solahudin Yahya menjelaskan makanan itu dipesan karena lokasi restoran cukup dekat dengan kantor Kemensos.

Baca: Zumi Zola Suap 53 Anggota DPRD Jambi Total Uang Rp 16,4 Miliar, Ini Daftar Namanya

Harganya yang terjangkau dan penyajian yang cepat, menjadi alasan masakan itu dipesan.

"Ya karena restorannya di belakang kantor. Terus juga, serba mendadak. Jadi, mau cari yang cepat saja sih," ungkapnya.

Selama Idrus Marham menjadi menteri, Solahudi mengatakan harus ada menu ikan dalam setiap waktu makan. Atau, setidaknya ada menu khas Sulawesi dalam hidangan yang diberikan.

"Kalau Pak Idrus maunya harus ada ikannya. Itu biro umum yang menyiapkan. Kalau tidak, makanan khas Sulawesi lah pokoknya," ungkapnya.

Seorang satpam yang berada di lingkungan Kementerian Sosial menjelaskan, Idrus adalah sosok yang rajin masuk pagi. Bahkan sebelum pukul 08.00WIB.

"Pak Idrus datangnya bisa pukul 07.00WIB pagi. Rajin memang orangnya. Kalau pulang sih standar kantor," ujarnya kepada Tribun.

Baca: Tempo Group Blak-blakan soal Kabar Keterkaitan Richard Muljadi dan Handojo S Muljadi

Paling diingat olehnya, saat Idrus menjabat, dana Tunjangan Hari Raya ditambahi oleh politisi Golkar itu.

"Pas THR sih senang kita. Soalnya, kita ditambahin. Ya lumayan banget lah. He-he-he," imbuhnya.

Sekjen Kemensos, Hartono Laras menjelaskan Idrus merupakan sosok yang begitu menjunjung tinggi persamaan derajat.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved