Remaja Putri Pangkalpinang Diduga Terlibat Prostitusi, Sekali Kencan Dibayar Rp 500 Ribu

Dari transaksi itu, korban menerima bayaran sebesar Rp 500 ribu sekali kencan.

Remaja Putri Pangkalpinang Diduga Terlibat Prostitusi, Sekali Kencan Dibayar Rp 500 Ribu
Bangkapos/irakurniati
Kabag ops Polres Pangkalpinang, Kompol Raspandi 

 Laporan Wartawan Bangka Pos, Ira Kurniati


BANGKAPOS.COM, BANGKA - 
Jajaran Polres Pangkalpinang mengamankan remaja putri berinisial AA (16) warga Kota Pangkalpinang pada Sabtu (25/8/2018) siang karena diduga terlibat kasus prostitusi anak bawah umur.

Kabag Ops Polres Pangkalpinang, Kompol Raspandi menjelaskan, kasus ini termasuk tindak pidana eksploitasi ekonomi dan seksual pada anak.

Pihak kepolisian sebelumnya mendapatkan laporan dari orangtua korban berinisial Me, warga  Kota Pangkalpinang. 

Me dalam laporannya menyatakan bahwa putrinya menjadi korban prostitusi anak bawah umur.

Baca: Remaja Putri Ini Mengaku Berulang Kali Berhubungan dengan Pria di Penginapan Hingga Hotel

De alias Pe, warga Selindungbaru Kecamatan Gabek, Pangkalpinang disebut sebagai mucikarinya.

"Keterlibatan Pe sebagai yang memperkenalkan anak pelapor kepada seorang laki-laki yang belum dikenalnya untuk dibawa ke penginapan untuk berhubungan badan dengan pria hidung belang." kata Kompol Raspandi mewakili Kapolres Pangkalpinang, AKBP Iman Risdiono Septana, kepada bangkapos com, Sabtu (25/8/2018).

Dari transaksi itu, korban menerima bayaran sebesar Rp 500 ribu sekali kencan.

Dari hasil uang kencan korban bersama pria hidung belang, mucikari mendapatkan bagian sebesar Rp 100 ribu.

Hingga saat ini kepolisian masih mencari De alias Pe selaku mucikari.(*)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved