73 Siswa SMP Negeri 1 Pangkalpinang Disuntik Vaksin Rubella

Keriuhan terdengar dari siswa-siswi, saat tim imunisasi Puskesmas Melintang melakukan vaksin Measles Rubella (MR) di SMP Negeri 1 Pangkalpinang

73 Siswa SMP Negeri 1 Pangkalpinang Disuntik Vaksin Rubella
Bangkapos/irakurniati
Tim imunisasi Puskesmas Melintang melakukan vaksin Measles Rubella (MR) di SMP Negeri 1 Pangkalpinang, Senin (27/8/2018). 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ira Kurniati

BANGKAPOS.COM -- Keriuhan terdengar dari siswa-siswi, saat tim imunisasi Puskesmas Melintang melakukan vaksin Measles Rubella (MR) di SMP Negeri 1 Pangkalpinang, Senin (27/8/2018).

Siswa-siswi ini bersahut-sahutan sesama mereka, saat melihat satu diantara temannya disuntik. Ada pula yang berteriak histeris dan menunjukkan kecemasannya.

"Allahu Akbar.. Ya Allah...." ujar salah seorang siswa laki-laki yang hendak disuntik.

Seketika, tim imunisasi pun memegang dan menenangkan anak itu, sehingga wajahnya yang cemas, sontak berubah usai disuntik. Namun ada pula yang tegas dan lantang menunjukkan ekspresi wajahnya yang tak takut dengan jarum suntik.

Naufal, salah seorang siswa kelas VII menuturkan saat penyuntikan vaksin dilengan kirinya ia tak merasa takut bahkan kesakitan. Ia mengaku hanya kaget saat jarum suntik menyentuh kulitnya.

"Gak sakit kok. Cuma kaget aja karena tadi ngilu pas disuntik." katanya, Senin (27/8/2018).

Pihak SMP Negeri 1 Pangkalpinang yang diwakili oleh pembina Unit Kesehatan Sekolah (UKS), Deviana mengatakan, sebanyak 73 siswa-siswi dari sekitar 600 murid, diberikan suntik vaksin MR.

Pihak sekolah sebelumnya sudah memberikan surat yang ditandatangani oleh orangtua murid untuk persetujuan diberikan vaksin atau tidak.

"Sekolah tidak memaksa untuk dilakukan vaksin. Tapi kami sudah memberikan surat pemberitahuan untun orangtua murid. Kemudian mereka nantinya menandatangi diatas materai untuk pernyataan setuju atau tidak setuju. Kalau tidak setuju disertai dengan alasan, misalnya sakit." kata Deviana.

Sementara itu, juru imunisasi Puskesmas Melintang, Herliana menuturkan, terdapat enam target imunisasi untuk sekolah menengah pertama (SMP). Tim nya sudah melakukan vaksin ke empat SMP.

"Targetnya harus tercapai dan selesai akhir bulan ini (agustus--red). Tapi kami tidak memaksakan untuk dilakukan vaksin, namun harus ada surat pernyataan nya. Meskipun begitu, kami tetap memberikan sosialisasi mengenai vaksin rubella itu sendiri." tutur Herliana.

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help