Advertorial

Cara Menekan Defisit Neraca Perdagangan Migas Menurut Eko Wijaya

Bagaimana menekan defisit neraca perdagangan migas?, begini menurut pandangan anggota DPR RI Eko Wijaya

Cara Menekan Defisit Neraca Perdagangan Migas Menurut Eko Wijaya
Ist
Anggota DPR RI, Eko Wijaya 

Mengatasi Defisit Neraca Perdagangan Migas

Oleh: Eko Wijaya

Badan Pusat Statistik mencatat secara keseluruhan neraca perdagangan Indonesia periode semester I tahun 2018 masih surplus, kecuali pada neraca perdagangan subsektor migas yang mencapai defisit US$ 5,39 milliar atau setara dengan Rp 78,84 trilliun.

Hal ini dengan mudah di jelaskan bahwa yang menjadi penyebab utama adalah kenaikan harga minyak dunia. Namun sebenarnya masih ada faktor lain yang mempengaruhi defisit neraca perdagangan migas Indonesia.

Faktor-faktor apa menjadi penyebab defisit neraca perdagangan migas Indonesia?

Seperti telah dijelaskan di atas bahwa yang menjadi penyebab utama nya adalah harga minyak dunia yang secara perlahan namun pasti terus merangkak naik.

Namun, sudah tentu bukan hanya itu yang menjadi penyebab nya.

Faktor-faktor lain yang menjadi penyebabnya adalah sebagai berikut:

1. Indonesia sejak tahun 2004 sudah menjadi net importir untuk minyak mentah dan produk olahannya.

Seiring dengan menurunnya produksi minyak Indonesia serta lambat nya realisasi pengembangan kilang dalam negeri ikut memacu semakin tingginya disparitas antara volume konsumsi BBM dalam negeri dan volume import BBM untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri yang pada akhirnya berpengaruh pula pada defisit neraca perdagangan migas yang akan semakin tinggi pula.

Halaman
123
Editor: zulkodri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help