Home »

Lokal

» Bangka

Natural dan Unik, Pelajar Asing Sarankan Sungai Jeriji Bangka Selatan Terus Dikembangkan

Tujuh pelajar asing tergabung dalam AIESEC melakukan penjelajahan di objek wisata Sungai Jeriji yang dijuluki Little Amazon

Natural dan Unik, Pelajar Asing Sarankan Sungai Jeriji Bangka Selatan Terus Dikembangkan
Ist
Sebanyak tujuh pelajar asing yang berasal dari enam negara yakni Laurens (Belanda), Anna (Spanyol), Aahna (India), Maria (Meksiko), Rim (Maroko), Nada (Maroko), Waheed (Mesir), yang tergabung dalam AIESEC melakukan penjelajahan ke objek wisata Little Amazon Jeriji, KecamatanToboali Bangka Selatan pada Sabtu, (25/8/2018) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Sebanyak tujuh pelajar asing yang berasal dari enam negara yakni Laurens (Belanda), Anna (Spanyol), Aahna (India), Maria (Meksiko), Rim (Maroko), Nada (Maroko), Waheed (Mesir), yang tergabung dalam AIESEC melakukan penjelajahan ke objek wisata Little Amazon Jeriji, KecamatanToboali Bangka Selatan pada Sabtu, (25/8/2018)

Kedatangan ketujuh pelajar asing tersebut, ke Desa Jeriji disambut antusias oleh Pemdes Jeriji dan warga Jeriji yang turut serta mengikuti Rombongan tersebut melakukan penjelajahan sungai Jeriji dengan menaiki Perahu motor yang sudah disediakan oleh Bumdes Batin Jiwat Jeriji selaku pihak pengelola Objek wisata sungai tersebut

Nampak keseruan yang dirasakan oleh ketujuh pelajar asing tersebut, dalam melakukan penjelajahan sungai jeriji bersama warga Jeriji

Anna pelajar dari Spanyol mengungkapkan ketertarikannya terhadap objek wisata yang masih alami tersebut

"Objek Wisatanya masih sangat natural dan unik serasa di pedalaman Amazon,"katanya melalui Asri Mahasiswa Indonesia selaku translater yang juga koordinator pelajar AEISEC di Basel kepada wartawan, Sabtu (25/8/2018)

Sedangkan Laurens pelajar dari belanda mengatakan potensi wisata yang masih alami tersebut perlu dikembangkan agar menjadi salah satu destinasi wisata yang memiliki keunikan tersendiri

"Kami senang berkunjung kesini, warganya sangat antusias. Objek wisata ini perlu dikembangkan apalagi tempat ini memiliki keunikan tersendiri dan berbeda dengan objek wisata lainnya yang sudah kami kunjungi selama kami di Bangka Selatan dan daerah lainnya di Bangka Belitung,"katanya kembali melalui translater

Wiwin Suseno, selaku Direktur Bumdes Batin Jiwat Desa Jeriji mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pengembangan objek wisata Little Amazon Jeriji agar nantinya bisa menjadi salah satu sumber pendapatan asli desa melalui Bumdes

"Ini awal kita mengembangkan objek wisata sungai jeriji yang kita juluki little amazon. Sebelumnya, beberapa waktu yang lalu Ibu Ekawati Justiar juga sudah berkunjung kesini dan melihat potensi wisatanya dan beliau menyarankan agar objek wisata tersebut dapat dikembangkan oleh pihak desa,"lanjutnya

"Alhamdulillah sekarang kita kedatangan lagi tamu dari mancanegara yang ingin membantu mengexplore little amazon kita sehingga membuat kita lebih semangat untuk terus mengembangkan objek wisata little amazon ini,"lanjutnya

Ia juga menyadari masih banyak hal-hal yang harus dibenahi dalam mengembangkan objek wisata tersebut dan mengharapkan peran serta dari berbabagai pihak untuk mengembangkan objek wisata Little Amazon tersebut

Sementara itu, Kepala Desa Jeriji A. Iswandi, SP mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Basel melalui Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olah Raga Basel, Humas Setda Basel dan TIC Basel yang telah membantu Menfasilitasi kunjungan pelajar asing tersebut ke Desanya

"Saya mewakili warga Jeriji mengucapkan terima kasih Kepada Pemkab. Basel yang telah membantu memfasilitasi kunjungan pelajar asing dari AIESEC dalam menjelajahi Sungai Little Amazon kami yang akan dikembangkan oleh Bumdes kami sebagai Objek Wisata di desa Jeriji. Semoga hasil penjelajahan mereka dapat membantu mempromosikan objek wisata kami tidak hanya di lokal saja melainkan ditingkat nasional bahkan manca negara,"lanjutnya.(*)

Penulis: Riki Pratama
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help