Vaksin MR Boleh Karena Darurat, MUI Dorong Ciptakan Vaksin Rubella Halal Tak Pakai Unsur Babi

MUI mendorong pemerintah sebagai penyelenggara negara untuk mengusahakan adanya vaksin Miesles Rubella (MR) halal.

Vaksin MR Boleh Karena Darurat, MUI Dorong Ciptakan Vaksin Rubella Halal Tak Pakai Unsur Babi
Hello Sehat
Imunisasi 

BANGKAPOS.COM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Solo mendorong pemerintah sebagai penyelenggara negara untuk mengusahakan adanya vaksin Miesles Rubella (MR) yang tidak menggunakan unsur dari babi

Hal itu dilakukan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat yang muslim.

“Kami mendorong dan berharap agar segera ada vaksin MR yang 100 halal, atau tidak menggunakan unsur dari babi,” kata Ketua MUI Solo, Subari, Minggu (26/8/2018).

“Namun saat ini kerena belum ditemukan, maka masuk dalam kondisi darurat, dan vaksin yang ada saat ini boleh dipergunakan,” jelas Subari.

Baca: Rajin Olah Raga Bisa Mencegah Kanker Prostat Hingga Kanker Payudara

Subari menjelaskan, keadaan darurat tersebut maksudnya jika tidak menggunakan imunisasi maka bisa menimbulkan penyakit, maka vaskin MR dari India tersebut boleh digunakan.

Ia menyatakan MUI Solo belum menerima surat edaran dari MUI pusat terkait kandungan vaksin Measles Rubella MR yang kini tengah menjadi perdebatan.

Namun jika mengacu MUI Pusat, imunisasi MR boleh dilakukan manakala darurat.

Menurut Subari pemakaian barang yang haram karena kondisi darurat itu menjadi dibolehkan.

Ia memberikan contoh makan babi haram bagi umat muslim.

Namun ketika seseorang dalam kondisi tidak makan babi lalu mati, maka makan babi diperbolehkan.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved