Vaksin MR Boleh Karena Darurat, MUI Dorong Ciptakan Vaksin Rubella Halal Tak Pakai Unsur Babi

MUI mendorong pemerintah sebagai penyelenggara negara untuk mengusahakan adanya vaksin Miesles Rubella (MR) halal.

Vaksin MR Boleh Karena Darurat, MUI Dorong Ciptakan Vaksin Rubella Halal Tak Pakai Unsur Babi
Hello Sehat
Imunisasi 

"Maka saat ini belum ada vaksin serupa yang 100 persen halal, maka yang diketahui mengandung unsur babi tadi diperbolehkan," kata Subari.

Baca: Ternyata 6 Kebiasaan Ini Bikin Kita Cepat Tua, Satu di Antaranya Nyeruput Es Teh Pakai Sedotan

Di sisi lain, Subari juga menghargai jika ada orang tua yang menolak pemberian vaksin MR ke anaknya karena takut akan kehalalannya.

Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo menegaskan pemerintah tak akan menjerumuskan warganya dengan vaksinasi ke anak-anak.

“Pemerintah itu tidak akan memberi yang jelek ke warganya, perlindungan ke generasi penerus dari virus itu penting dan wajib dilakukan pemerintah, “ kata Kepala DKK Solo Siti Wahyuningsih menanggapi kabar vaksinasi MR yang dinyatakan tidak halal, Minggu (26/8/2018).

Kepala DKK Siti Wahyuningsi menyatakan, imunisasi MR menjadi rutinitas dan sebuah program Kementrian Kesehatan.

“Program MR itu sekarang kan menyasar di luar Jawa, Solo kan sudah tahun lalu,“ kata Ning, sapaan akrab Kepala DKK Solo.

Baca: Ternyata Iko Uwais Telah Berjanji Pada Sang Istri Tak Lakukan Adegan Ini di Film Hollywood Mile 22

Kedepan pihaknya tetap akan melakukan vaksinasi MR sesuai dengan ketentuan, terlebih sudah ada surat edaran dari Kementrian dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementrian Kesehatan (Kemenkes).

Menurut Ning vaksinasi MR merupakan perlindungan terhadap anak-anak dari cacat permanen dan kematian akibat penularan virus tersebut.

Anak yang terkena rubella bisa cacat dan ibu hamil yang terkena rubella, anak yang dilahirkan bisa mengalami tuna rungu. (TribunSolo.com)

Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved