Vaksin MR Di Sekolah Ditargetkan Selesai Bulan Agustus

Suntik vaksin MR dimulai 15 agustus. Herliana bersama tim menargetkan pencapaian sasaran vaksin di sejumlah sekolah hingga akhir bulan agustus

Vaksin MR Di Sekolah Ditargetkan Selesai Bulan Agustus
Bangkapos/irakurniati
Pelaksanaan vaksin MR oleh tim imunisasi Puskesmas melintang di SMP Negeri 1 Pangkalpinang, Senin (27/8/2018) 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ira Kurniati

BANGKAPOS.COM  -- Puskesmas Melintang menargetkan suntik vaksin Measles Rubella (MR) ke sejumlah sekolah tingkat sekolah dasar, sekolah menengah pertama, maupun sekolah menengah atas dan kejuruan.

Pemberian vaksin MR untuk Sekolah dasar (SD) ditargetkan sebanyak 17 sekolah, sedangkan yang sudah dicapai 16 sekolah. Hanya ada satu sekolah yang belum mau diberikan suntik vaksin, lantaran dikeluarkannya fatwa MUI mengenai status kehalalan vaksin tersebut.

Juru imunisasi Puskesmas Melintang, Herliana mengatakan siswa tingkat SMP ditargetkan sebanyak enam sekolah dan yang sudah tercapai ada empat sekolah. Tiga diantaranya dilakukan pada hari ini, Senin (27/8/2018).

"Kalau SMP ada 6 sekolah. Untuk SMA ada 5 sekolah yang sudah diberikan baru 2. Karena kemarin-kemarin itu kami menyudahkan untuk yang SD dulu." ujar Herliana, Senin (27/8/2018).

Pihaknya langsung ke sekolah untuk pelaksanaan suntik vaksin MR dimulai sejak 15 agustus lalu. Herliana bersama tim menargetkan pencapaian sasaran vaksin di sejumlah sekolah hingga akhir bulan agustus nanti.

 Juru imunisasi Puskesmas Melintang ini mengaku tidak memaksa kepada pihak sekolah untuk melakukan penyuntikan kepada siswa. Terkait adanya fatwa yang dikeluarkan MUI mengenai status kehalalan vaksin,

Namun kendati demikian, pihaknya pun tetap memberikan sosialisasi dan edukasi mengenai vaksin MR

Bagi sekolah yang setuju divaksin, sekolah harus memberikan surat pernyataan mengenai penyetujuan pelaksanaan vaksin yang ditandatangi oleh orangtua murid.

"Sebenarnya kalau tidak mau tidak apa-apa, tapi harus memberikan surat pernyataan dari orangtua. Jika target yang kami sasar tidak tercapai, sebenarnya tidak apa-apa. Semenjak adanya fatwa dari MUI itu kan, jadi nya kami tidak memaksa untuk vaksin." tukasnya.

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help