Asian Games 2018

4 Fakta Turis China Penjual Bendera di GBK Ditangkap, Terungkap Modus hingga Cara Meladeni Pembeli

Informasi dari panitia Asian Games 2018, Jigao menjual stiker dan bendera negara peserta Asian Games di dalam kawasan GBK.

4 Fakta Turis China Penjual Bendera di GBK Ditangkap, Terungkap Modus hingga Cara Meladeni Pembeli
Liu Hai (40), warga negara asal China berjualan bendera dan striker di trotoar sepanjang Gate V kompleks olahraga Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (25/8/2018). 

BANGKAPOS.COM  - Warga negara China bernama Liu Jigao (38) mondar-mandir di kompleks olahraga Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, beberapa hari terakhir.

Gerak gerik Jigao tidak dicurigai anggota Satpol PP yang bertugas di sekitar pintu-pintu masuk GBK.

Mereka mendapatkan informasi dari panitia Asian Games 2018 bahwa Jigao menjual stiker dan bendera negara peserta Asian Games di dalam kawasan GBK.

TribunJakarta.com merangkum fakta mengenai peristiwa penangkapan tersebut.

1. Jigao Ditangkap Satpol PP

Warga negara China bernama Liu Jigao (38) ditangkap anggota Satpol PP Kecamatan Setiabudi karena berjualan stiker dan bendera negara peserta Asian Games di trotoar kawasan Gelora Bung Karno, Jalan Pintu Satu Senayan, Senin (27/8/2018).
Warga negara China bernama Liu Jigao (38) ditangkap anggota Satpol PP Kecamatan Setiabudi karena berjualan stiker dan bendera negara peserta Asian Games di trotoar kawasan Gelora Bung Karno, Jalan Pintu Satu Senayan, Senin (27/8/2018). (DOK. SATPOL PP KECAMATAN SETIABUDI JAKARTA SELATAN)

Satpol PP mengamati gerak-gerik Jigao hingga akhirnya menangkap pria itu karena ketahuan menjajakan barang dagangannya di trotoar GBK.

"Kirain enggak dagang. Tahunya dari orang di dalam (panitia) katanya jualan di dalam (kawasan GBK). Terakhir, saya lihat benar-benar jajakin (barang)," kata anggota Satpol PP Kecamatan Setiabudi, Irlangga, Senin (27/8/2018).

Jigao ditangkap sekitar pukul 11.00 WIB.

Sebelum akhirnya ditangkap, ia beberapa kali diperingatkan Satpol PP untuk tidak berjualan di trotoar.

"Dia jualan bendera sama stiker yang buat di pipi itu. Pertama, kami imbau dulu agar tidak jualan di trotoar. Sudah beberapa kali diusir, tetap saja (jualan)," ujar Irlangga.

Halaman
1234
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved