Desa Tunggang Urutan Pertama Kurang Gizi di Babar, Begini Tanggapan Kadesnya

Desa Tugang Kecamatan Kelapa menjadi desa tertinggi angka stunting (kurang gizi kronis) di antara dua desa

Desa Tunggang Urutan Pertama Kurang Gizi di Babar, Begini Tanggapan Kadesnya
Bangkapos/Nordin
Pelatihan forum PUSPA Bangka Barat sebagai salah satu untuk pencegahan stunting, Selasa (28/8) di Hotel Pasadena Muntok 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nordin

BANGKAPOS.COM -- Desa Tugang Kecamatan Kelapa menjadi desa tertinggi angka stunting (kurang gizi kronis) di antara dua desa lainnya yakni Berang dan Ibul di Kabupaten Bangka Barat.

Kades Tugang Susiadi menjelaskan angka stunting di desanya saat ini sekitar 42 persen dari jumlah balita yang melakukan posyandu, pertumbuhan mereka agak terlambat.

"Kami kurang tahu permasalahannya, karena banyak faktor mungkin makanan, kebersihan seperti sanitasi dan sebagainya," sebut Susiadi kepada bangkapos.com, Selasa (28/8)

Dia melanjutkan, balita yang terkena stunting di desanya tidak mengenal pekerjaan dan kedudukan keluarga mereka. Ada anak pegawai negeri, petani, buruh dan sebagainya.

"Anak yang terkena stunting tidak terpengaruh miskin atau kaya keluarga, buktinya ada juga anak pegawai negeri di desa kami yang kena, malahan anak orang biasa-biasa ada yang tidak kena stunting," ungkapnya

Pihaknya pun tahun ini menganggarkan sekitar Rp 1 milyar dari APBDes untuk mengatasi masalah kesehatan di wilayahnya. Dana ini dipergunakan untuk fasilitas kesehatan hingga bantuan gizi kepada masyarakat.

Penulis: Muhammad Noordin
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved