Hitungan Jam Rumah Pendi Hangus Terbakar Api

Selasa (28/8/2018) siang tadi, api melalap habis seisi ruangan dengan luas 5×4 meter yang biasa ditempati Pendi alias Supen (60)

Hitungan Jam Rumah Pendi Hangus Terbakar Api
Bangka Pos / Dedy Qurniawan
Puing-puing sisa kebakaran di kediaman Pendi, warga Gang Marica, Kelurahan Pintu Air, Pangkalpinang, yang terbakar, Selasa (28/8/2018) siang. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Selasa (28/8/2018) siang tadi, api melalap habis seisi ruangan dengan luas 5×4 meter yang biasa ditempati Pendi alias Supen (60), mantan suami Hasanah.

Kediaman Pendi yang terbakar adalah ruangan paling belakang dari sebuah rumah dengan tiga sekat. Hasanah mendiami ruangan paling depan, sementara ruang tengah dikontrakkan.

"ltu rumah mantan suami saya. Dia stres, rumahnya itulah yang dimakan api tadi," kata Hasanah (53), warga Jalan Gang Marica, Kelurahan Pintuair, Pangkalpinang.

Menurut Hasanah, tak ada yang tahu dari mana awal mula api berasal. Ia sedang tak ada di rumah saat kejadian. Begitu juga dengan Pendi dan penghuni kontrakan.

Pendi misalnya, menurut Hasanah, memiliki kebiasaan pergi pada pagi hari dan baru pulang saat menjelang sore atau malam hari.

"Kosong rumah itu. Orangnya tidak ada, sudah keluar pagi-pagi tadi, baru pulangnya sekitar jam 18.00,"katanya

Hasanah pun kaget saat kejadian itu. "Saya sedang di Kace. Pagi-pagi, tiap jam 5.00 WIB, saya biasa antarkan minuman untuk dia (Pendi). Sudah saya periksa, tidak ada lampu pelita, listrik tidak ada, kompor juga tidak ada.

Tidak ada apa-apa. Cuma banyak tumpukan sampah, karena kan orang stres biasa menumpuk sampah seperti itu. Tapi, kalau dia merokok pagi tadi, masa jam 10.30 WIB baru ada api," tutur Hasanah

Pantauan Bangka Pos, tampak seluruh barang di ruangan yang telah ditempati Pendi selama dua puluhan tahun tu hangus. Beberapa di antaranya tampak seperti tumpukan pakaian, rangka sepeda, kertas, dan puing tempat tidur.

Hasanah mengatakan, tak ada barang-barang berharga di ruangan yang ditempati Pendi. "Ada dua ember uang logam, mungkin bekas ia diberi orang-orang," katanya.

Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Setelah sempat merambat ke atap ruangan lainnya, api akhirnya cepat dipadamkan oleh unit Damkar dan dibantu warga sekitar.

"Kalau isi tidak ada apa-apa. Tempat tidur bertingkat, sepeda ada tiga. Jam 12.00 WIB itu api itu sudah padam," katanya.

Karena dianggap mengidap gangguan kejiwaan, tak ada yang tahu ke mana Pendi pergi. Mereka hanya tahu Pendi biasa berkeliling.

"Sampai sekarang dia tidak tahu bahwa rumahnya terbakar. Saya tidak tahu, bingung ngasih tahunya nanti, takut dia mengamuk. Ini yang saya takut," kata Hasanah. (*)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved