IAIN SAS Bangka Belitung Tambah 2 Doktor

IAIN Syeikh Abrdurrahman Siddiq (SAS) Babel, dalam dua hari ini menambah dosen dengan gelar doktor

IAIN SAS Bangka Belitung Tambah 2 Doktor
bangkapos/Agus Nuryadhyn
Dekan Fakultas Syariah Ekonomi Islam IAIN SAS Babel, DR H Iskandar M Hum

Laporan Wartawan Bangkapos, Agus Nuryadhyn

BANGKAPOS.COM -- Geliat majunya kampus di daerah ini semakin menunjukkan eksistensinya. Seperti halnya di IAIN Syeikh Abrdurrahman Siddiq (SAS) Babel, dalam dua hari ini menambah dosen dengan gelar doktor yang telah mengikuti sidang terbuka kepada Bangkapos, Selasa (28/8)

Dekan Fakultas Syariah Ekonomi Islam IAIN SAS Babel, DR H Iskandar M Hum
menjelaskan bertambahnya dua orang bergelar doktor, semakin nampak IAIN SAS berbenah untuk memperbanyak dosen yang memiliki gelar doktor.

"Ini salah satu kualifikasi bagi seorang dosen dengan gelar doktor, dan menjadi perhatian di kampus IAIN SAS Babel" ungkap Iskandar.

Apalagi kata Iskandar, karena dengan meningkatnya status dari STAIN menjadi IAIN.
Iskandar dan civitas IAIN SAS Babel merasa bahagia, karena ada dua dosen telah menyelesaikan studi doktornya.

"Alhamdulillah satu orang di jurusan Tarbiyah dan satu orang di Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam. Dimana gelar doktor yang diraih dengan kompetensi keilmuan yang berbeda,"
ujarnya.

Adapun yang meraih gelar DR Tinggal Purwanto Jurusan SEI dan DR Wahyudin Noor Jurusan Tarbiyah.Untuk saat ini di IAIN SAS Babel sudah ada 15 orang yang memiliki gelar doktor.
Menurut Iskandar, hal ini akan memperkuat kualitas akademik dan mempercepat akreditasi menuju A.

Bahkan tahun ini, jelas Iskandar Jurusan Syariah mengirimkan dua dosen untuk kuliah program doktoral yaitu Darmiko dan Harizan.

"Mereka ini , kemarin lulus dalam tes program 5.000 doktor. Saya sudah sarankan kepada dosen untuk memilih kampus yang tidak sama dengan doktor yang sudah ada saat ini," jelasnya.
Sehingga kata Iskandar, kedepan akan dapat memperkuat akses dalam hal akselerasi penguatan pengembangan kampus masa depan.

"Kita tentu tidak hanya berpikir IAIN, tapi sudah mulai mengarahkan pada UIN, namun butuh waktu tentunya," ungkap Iskandar. 

Penulis: agusrya
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved