Home »

Lokal

» Bangka

Padli Sebut Pemecatan 12 Guru PAUD SKB Hanya Miskomunikasi, Ini Penjelasannya

Padli menyatakan, yang memecat 12 guru SKB tersebut bukan Bupati Bangka dimana terjadi salah paham

Padli Sebut Pemecatan 12 Guru PAUD SKB Hanya Miskomunikasi, Ini Penjelasannya
Bangka Pos / Nurhayati
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Padli 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Padli menjelaskan bahwa pemecatan sepihak terhadap 12 guru TK, TPA dan Kelompok Bermain (Kober) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Sungailiat tersebut hanyalah miskomunikasi yang dilakukan oleh Kepala SKB Sungailiat Ivone.

"Itu sebenarnya kesalahpahaman saja bukan dipecat. SKB itu kan satuan pendidikan memang di bawah dinas pendidikan tetapi salah persepsinya oleh pimpinan SKB, PAUD itu kan pendidikan nonformal ada komite-kan swasta itu.

Dia bersikeras dengan Permendikbud No 75 Tahun 2016 itu tentang larangan pungutan liar.

Sebenarnya bukan SKB yang mungut biaya PAUD itu yang boleh mungut itu adalah ketua komite dan pengurus komite.

Swastakan boleh mungut biaya pendidikan seperti Sekolah Setia Budi, Harapan boleh, yang tidak boleh mungut biaya ini sekolah negeri SD, SMP, kalau SMA juga mungutkan boleh itu," jelas Padli kepada bangkapos.com, Selasa (28/8/2018) di Sungailiat. 

Dia mengatakan, tidak ada guru PAUD negeri di Indonesia ini maka itu terjadi kesalahpahaman dimana maksud Kepala SKB Sungailiat Ivone dengan adanya PAUD ini mereka yang mengkoordinir tidak bisa begitu harus berdiri sendiri. 

Padli menyatakan, yang memecat 12 guru SKB tersebut bukan Bupati Bangka dimana terjadi salah paham.

Pihaknya sudah tiga kali mengadakan pertemuan dengan Ivone sebagai Kepala SKB Sungailiat tetapi tetap bertahan pada pendiriannya sehingga 12 guru tersebut 'dirumahkan' sepihak olehnya, sehingga para guru tersebut resah dan menghadap Padli. 

Ia lalu memanggil pihak komite PAUD SKB tersebut tetapi program kerjanya tidak ada.

Halaman
12
Penulis: nurhayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help