Takut Pungli, 12 Guru SKB Dirumahkan Sementara

Kepala Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Sungailiat Ivone mengatakan PAUD dan TK SKB sama dengan program pendidikan paket

Takut Pungli, 12 Guru SKB Dirumahkan Sementara
Istimewa
Ivonne 

Laporan wartawan Bangka Pos, Nurhayati 

BANGKAPOS.COM -- Kepala Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Sungailiat Ivone mengatakan PAUD dan TK SKB sama dengan program pendidikan paket. Ketika status SKB sudah negeri maka menurutnya tidak boleh lagi memungut biaya pendidikan.

"Kemarin karena kamilah negeri tidak boleh mungut ke wali murid. Kalau sumbangan sukarela boleh, kalau sumbangan yang ditentukan dan menetap itu namanya pungutan," jelas Ivonne kepada bangkapos.com, Selasa (28/8/2018).

Apalagi lanjutnya, pemungutan yang dilakukan itu tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No 75 tahun 2016 dan tidak ada kebijakan tertulis yang mengatur mekanisme pemungutan dan penggunaan iuran komite sekolah.

"Hal ini ada pada pasal 1 bahwa satuan pendidikan formal terdiri dari taman kanak-kanak nah ini termasuk TK negeri termasuk juga TK PAUD negeri milik SPNF SK," kata Ivonne.

Dia menilai pemungutan iuran komite yang digunakan untuk membayar gaji guru adalah melanggar dari pada aturan pada Permendikbud No 75 Tahun 2016 yang melarang komite sekolah baik perseorangan maupun kolektif unt melakukan pungutan dari peserta didik atau orangtua/walinya.

"Bila pungutan tidak berdasarkan aturan dan melanggar aturan maka menurut saya terindikasi pungutan liar atau pemungutan tidak sesuai aturan dan beresiko disalahgunakan karena tidak ada kebijakan tertulis mengenai mekanisme pemungutan dan penggunaan tersebut," jelas Ivonne.

Untuk itu dia terpaksa 'merumahkan' sementara 12 guru PAUD SKB tersebut.

Oleh karena itu dia memohon kepada Bupati Bangka dan telah disetujuinya dengan memberi memo untuk ke 12 guru dihonor daerahkan.

"Jadi urusan e lah selesai dan sudah ada memo e bupati. Sebetulnya memo tersebut sudah disampaikan ke guru-guru mungkin mereka dak paham," kata Ivonne.

Penulis: nurhayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved