Gracella dan KPAD Babel Bekisah Bullying di SMK Bhakti Pangkalpinang

Maraknya tindakan bully di kalangan anak remaja saat ini bisa berakibat fatal, bahkan berdampak hingga membawa kepada risiko kematian.

Gracella dan KPAD Babel Bekisah Bullying di SMK Bhakti Pangkalpinang
istimewa
Kontestan Winner Indonesia Girl 2018, Gracella hadir dalam sosialisasi bersama Komisi perlindungan anak Daerah/KPAD Kepulauan Bangka-Belitung(Babel) di SMK Bhakti Pangkalpinang pada Rabu (28/08/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Emil Mahmud

BANGKAPOS.COM -- Komisi perlindungan anak daerah/KPAD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bersama Winner Indonesia Girl 2018 mengadakan kegiatan sosialisasi kepada siswa-siswi sekolah menengah kejuruan (SMK) Bakti Pangkalpinang, Selasa (28/08/2018).

Rilis dari Ketua KPAD Babel Sapta Qodria Muafi, yang diterima bangkapos.com, Rabu (29/08/2018) menyebutkan sosialisasi kali ini mengangkat tema: Bekisah Bullying di Sekolah serta menghadirkan seorang kontestan Winner Indonesia Girl 2018, Gracella Angellyca asal Provinsi Kepulauan Babel.

Kali ini Gracella membahas tentang kekerasan, termasuk tindakan bully yang dilakukan oleh sejumlah oknum siswa yang makin marak. Disamping tindakan tak terpuji lainnya seperti kekerasan mental, psikolgis, maupun kekerasan fisik serta tindakan membully di medsos tersebut.

Gracella mengemukakan maraknya tindakan bully di kalangan anak remaja saat ini bisa berakibat fatal, bahkan berdampak hingga membawa kepada risiko kematian.

"Setiap orang harus mengawasi dan menghentikan tindakan membully orang lain. Apalagi masing-masing mental mereka itu satu sama lain tidak seimbang. Misal antara orang yang kuat dan yang lemah, dan jika dilakukan secara terus menerus, maka berdampak yang tidak baik," demikian paparan Gracella seperti dikutip dari ketua KPAD Babel.

Terpisah Komisioner KPAD Kepulauan Babel, Biar M Yamin mengatakan agenda kali ini juga sosialisasi tentang peraturan peraturan/PP, yang berkaitan dengan pengawasan dan penyelenggaraan perlindungan anak di wilayah Bangka dan Belitung.

Pihaknya memberikan penghargaan dan apresiasi kepada pihak penyelenggara acara yang telah memfasilitasi kegiatan sosialisasi tersebut.

"Kegiatan ini memberikan pemenuhan hak hak siswa di bidang pendidikan yang merupakan kebutuhan dasar siswa. Disamping itu, kegiatan dasar daripada bidang kesehatan dan sebagainya," ujarnya saat mendampingi Ketua KPAD Babel, Sapta Qodria Muafi.

Sapta Qodria Muafi menambahkan bahwa pihak KPAD Babel menugaskan komisioner nantinya bakalan berhadapan dengan hukum dan trafficking.

"Saya sangat berterimakasih dan mengapresiasi kepada pihak terkait atas kepedulian mereka yang memerhatikan kepentingan anak, terutama anak-anak ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," ujar Sapta.

Penulis: emil
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help