Stop Bullying, KPAD Babel Gelar Sosialisasi ke Sekolah-sekolah

Bullying adalah bentuk intimidasi atau penindasan dari satu individu atau kelompok yang lebih kuat.

Stop Bullying, KPAD Babel Gelar Sosialisasi ke Sekolah-sekolah
Ist
Kegiatan sosialisasi tentang Bully di SMK Bakti Pangkalpinang, juga dihadiri winner Indonesia Girl 2018 

Laporan wartawan Bangka Pos Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM,BANGKA- Bullying adalah bentuk intimidasi atau penindasan dari satu individu atau kelompok yang lebih kuat.

Bullying berbeda dengan konflik atau pertengkaran pada umumnya, karena dilihat dari tingkat pengulangan dan adanya kekuatan yang tidak seimbang antar kedua belah pihak yang terlibat.

Dalam bullying, ada niat untuk menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan bagi korban, secara fisik maupun emosional.

Terkait persoalan itu pula pihak Komisi Perlindungan Anak Derah provinsi Bangka Belitung (KPAD Babel) baru-baru ini mengadakan kegiatan sosialisasi ke siswa-siswi sekolah menengah kejuruan (SMK) Bakti Pangkalpinang.

"Kegiatan ini merupakan salah satu program kegiatan di KPAD Bangka Belitung. Kegiatan ini juga bekerja sama dengan winner Indonesia Girl 2018 untuk mensosialisasikan tentang bullying ke sekolah sekolah," kata Ketua KPAD Babel, Sapta Qodria Muahfi dalam siaran pers yang diterima bangkapos.com, Rabu (29/8/2018).

Dalam kesempatan itu, seorang siswi SMK Pangkalan Baru Bangka Tengah, Gracella Angellyca mengungkapkan jika kegiatan tersebut merupakan kegiatan unggulan lantaran kegiatan ini mengangkat tema bekisah bullying di sekolah.

Di sela-sela kegiatan itu, Gracella pun sempat membahas tentang kekerasan yang dilakukan oleh siswa-siswi saat ini dianggapnya makin marak membully kawan di sekolah, salah satunya kekerasan mental, psikologis, maupun kekerasan fisik.

"Serta membully di medsos cukup marak di kalangan anak remaja sekarang ini. Sehingga dampak dari membully bisa berakibat fatal bahkan bisa membawa kematian," kata siswi itu.

Dalam kegiatan ini turut hadir Komisioner KPAD Babel, Biar M Yamin mengatakan bahwa salah satu tugas lembaga ini (KPAD Babel) melakukan sosialisasi tentang peraturan peraturan yang berkaitan dengan pengawasan dan penyelenggaraan perlindungan anak di Babel.

Disamping itu juga pihaknya memberikan penghargaan dan apresiasi kepada pihak sekolah yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut.

"Kegiatan ini memberikan pemenuhan hak hak siswa di bidang pendidikan yang merupakan kebutuhan dasar siswa disamping kegiatan dasar bidang kesehatan dan sebagainya," terangnya.

Serupa juga diungkapkan oleh Ketua KPAD Babel, Sapta Qodria Muafi dalam kesempatan sama. Bahkan ia mengaku sengaja menugaskan seorang Komisioner Anak Berhadapan dengan Hukum dan Traficking untuk mensosialisasikan kegiatan ini.

"Apalagi ada pihak-pihak yang terkait ingin mengajak bekerjasama dan saya sangat berterimakasih dan mengapresiasi kan pihak-pihak terkait dengan kepedulian mereka terhadap kepentingan anak, terutama anak-anak yang ada di provinsi Bangka Belitung yang kita cintai ini," kata Sapta.(*)

Penulis: ryan augusta
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help