Tarmizi Sebut Lahan Industri Jelitik Sudah Dihibahkan, PT Timah Bantah Sudah Dihibahkan

Menurut Tarmizi lahan di kawasan industri Jelitik tersebut merupakan lahan yang sudah dihibahkan oleh PT Timah Tbk

Tarmizi Sebut Lahan Industri Jelitik Sudah Dihibahkan, PT Timah Bantah Sudah Dihibahkan
Bangka Pos/Nurhayati
H Tarmizi Saat 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Lahan di Kawasan Industri Jelitik Sungailiat Kabupaten Bangka saat ini masih dilakukan penambangan oleh PT Timah Tbk melalui tambang rakyat yakni oleh penambang tambang inkonvensional.

Menanggapi adanya penambangan tersebut Bupati Bangka H Tarmizi Saat angkat suara.

Menurut Tarmizi lahan di kawasan industri Jelitik tersebut merupakan lahan yang sudah dihibahkan oleh PT Timah Tbk melalui Dirut PT Timah Tbk Thobrani Alwi kepada Pemkab Bangka yang saat itu Bupati Bangka dijabat oleh H Eko Maulana Ali seluas 293 hektar.

Namun diakui Tarmizi kelengahan Pemkab Bangka saat itu mengukur dan tidak membuat suratnya maka lahan tersebut banyak dijarah oleh masyarakat. sehingga lahan tinggal 160 hektare

"Kelanjutannya ini mungkin dari PT Timah Tbk masih potensi. Saya belum tahu juga dimana tetapi cek ke lapangan bersama Pak Eko, Pak Taufik Rani, Pak Thobrani Alwi banyak waktu itu lahan itu dihibah ke pemda untuk kawasan industri kita dulu. Ini mungkin ada perkembangan baru saya belum tahu juga sampai hari ini," ungkap Tarmizi.

Diakuinya dengan ada penambangan yang dikoordinir PT Timah Tbk juga mungkin ada dalam klausal hibah tersebut namun ia tidak tahu juga karena tidak membacanya secara detail.

"Saya tidak tahu persis mungkin di surat perjanjian selama masih ada potensi mungkin masih bisa ditambang tapi secara umum lahan sudah punya pemda. Memang hilangnya sekitar 120 hektar lahan itu karena keduluan orang buat surat, pemda punya tanah tapi dak dibuat surat. Kelengahan daripada yang ngurus aset," sesal Tarmizi.

Untuk itu Pemkab Bangka akan berkoordimasi dengan PT Timah Tbk. Mungkin menurutnya dari PT Timah Tbk lahan tersebut, sudah habis ditambang tidak memiliki potensi lagi sehinggga dihibahkan ke Pemkab Bangka rupanya ditambang masyarakat ada timah maka di tambang lagi.

"Nanti kita cek lah saya dak tahu persis kalau dihibahkan dulu 293 hektar saya ingat, ke pemda dari PT Timah kan setelah di tambang diserahkan ke pemda sebetulnya tapi belum diserahkan semuanya diserahkan baru berapa tempat saja. Kawasan industri itu," jelas Tarmizi.

Dikatakan Tarmizi yang diserahkan kepada Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sungailiat tersebut lahan seluas 21 hektar serta lahan yang berada dipinggir laut dan dermaga seluas 12 hektar jadi total 33 hektar yang dihibahkan oleh Pemkab Bangka kepada PPN Sungailiat.

Belum Ada Hibah ke Pemkab Bangka

Kepala Bidang Humas PT Timah Tbk Anggi Sihaan menjelaskan wilayah yang ditambang PT Timah Tbk melalui tambang rakyat di Jelitik mengatakan wilayah tersebut masih masuk dalam Izin Usaha Penambangan (IUP) PT Timah Tbk.

"Untuk lahan tersebut yang kita pegang saat ini adalah wilayah itu masih masuk dalam IUP PT Timah, dan belum ada Deliniasi, namun tentunya kita terbuka dan menyambut baik untuk berkomunikasi dengan pihak pemerintah dalam hal ini Pemkab Bangka," kata Anggi saat dikonfirmasi bangkapos.com, Rabu (29/8/2018).

Penjelasan ini terkait informasi dari Bupati Bangka H Tarmizi Saat mengenai lahan di Kawasan Industri Jelitik Sungailiat yang ditambang oleh PT Timah Tbk.

Penulis: nurhayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved