Abdul Halim Lega Putrinya Dapat Penanganan Paska Muncul Ruam Usai Vaksin MR

Abdul Halim (43) orang tua Laras (9) yang muncul ruam pada tubuhnya usai dua pekan melakukan imunisasi Measles Rubella (MR)

Abdul Halim Lega Putrinya Dapat Penanganan Paska Muncul Ruam Usai Vaksin MR
Bangka Pos / Krisyanidayati
Laras saat di Indonesia RSUD Depati Hamzah dibantu oleh petugas dari dinas kesehatan untuk dilakukan pemeriksaan, Kamis (30/8/2018) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Abdul Halim (43) orang tua Laras (9) yang muncul ruam pada tubuhnya usai dua pekan melakukan imunisasi Measles Rubella (MR) mengapresiasi respon cepat tanggap pemerintah kota maupun Provinsi dalam menangani putrinya.

Ia merasa lega, anak sulung dari tiga bersaudara itu sudah ditangani dengan baik oleh tenaga medis. Ia memaklumi proses pemeriksaan untuk mengetahui apa yang sedang dialami putrinya.

"Lah lega dari tadi pagi banyak yang datang dan memberikan perhatiannya. Saya juga merasa terbantu tadi kepala dinas kesehatan Provinsi tanggungjawab dan bilang akan bantu sampai clear," katanya ditemui Bangka Pos di RSUD Depati Hamzah, Kamis (30/8/2018).

Menurutnya, anaknya akan melakukan berbagai rangkaian pemeriksaan.

"Tenanglah meskipun belum tau apa sakitnya, karena kan masih dilakukan pemeriksaan apakah ini karena vaksin Rubella atau bukan karena hasilnya belum ada, baru diambil sampel darah dan akan diperiksa," ujarnya.

Dirinya menyebutkan sangat khawatir dengan kondisi putrinya, paska muncul bercak pada anaknya.

"Kami sebagai orangtuanya khawatir, anak kami sehat dan bercak itu muncul setelah dia disuntik. Terus sakitnya bukan kayak biasa yang demam, batuk, pilek. Ini sakitnya ngilu, kakinya sakit, jalannya susah," sebutnya.

Laras yang masih terbaring di ruang IGD RSUD Depati Hamzah sudah tak lagi menangis saat diajak berbincang orang-orang yang datang menjenguknya.

"Agik sakit semalem, sekarang sudah agak mendingan. Kaki berkurang ngilunya," kata Laras saat ditanyai Bangka Pos terkait kondisinya.

Siswa kelas 3 SD di SDN 37 Pangkalpinang ini merasakan kondisi tubuhnya sudah semakin membaik meski masih ada kekhawatiran pada dirinya.

"Takut jadi nangis, kakinya kalau bergerak sakit. Tapi enggak se sakit tadi malam," katanya.(*)

Penulis: krisyanidayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved