Empat Mahasiswa Wakili Babel di Peksiminas 2018 di Yogyakarta

Keempatnya mewakili kategori pria dan wanita untuk genre pop dan dangdut. Sebelum berlaga di Peksiminas di Jogyakarta, selama

Empat Mahasiswa Wakili Babel di Peksiminas 2018 di Yogyakarta
ist
Juara 1 hingga 3 untuk lomba solo vokal genre pop dan dangdut, dengan gaya khas masing-masing berfose bersama usai menerima hadiah dari panitia Pekan Seni Mahasiswa Daerah se Babel di Ruang Rapat Besar Rektorat UBB, Balunijuk, Kamis (30/08/2018) petang. 

Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan atas prestasi mereka, panitia memberikan souvenir, bingkisan bunga, sertifat dan uang pembinaan kepada juara 1 hingga 3 untuk semua genre solo vokal yang berlangsung dua hari berturut-turut itu.

Peksimida se Babel berakhir Kamis petang, ditutup secara resmi oleh Eddy Jajang J Atmaja (Ketua UBB Press) mewakili pimpinan UBB. Usai penutupan semua juara dan peserta didampingi juri berfoto bersama.

Sebelum acara penutupan, panitia pelaksana Peksimida minta kepada Beni dan Eddy -- sebagai juri -- untuk memberi penilaian secara umum atas penampilan peserta Peksimida.

“Penilaian ini penting bagi peserta dan wakil Babel dalam lajang Peksiminas di Jogyakarta bulan September ini,” ujar Rinal Wahyu.

Beni dan Eddy mengemukakan, dari sisi teknis vokal tampaknya paling penting untuk dibenahi; baik untuk peserta yang belum beruntung maupun peserta yang mewakili Babel.

Keduanya mencontohkan teknik menaklukkan nada-nada tinggi dan rendah, cara bernyanyi yang harmoni dan ‘mendudukan’ notasi lagu, serta menyajikan ‘cengkok’ pada bagian lagu yang tepat.

“Menyanyikan lagu dangdut itu tidak mudah. Perlu teknik tertentu yang khas. Belum lagi cengkok yang merupakan unsur ‘penyedap’ utama pada setiap lagu dangdut,” terang Beni dan Eddy Jajang.

Khusus kepada peserta yang belum beruntung memperoleh juara, kedua juri ini minta untuk berlapang dada dan kembali ikut menjadi peserta Peksimida tahun depan.

“Kecuali tentu kalau ada di antara peserta Peksimida tahun ini lulus menjadi sarjana. Tentu tak bisa lagi mendaftar Peksimida tahun depan,” ujar Beni.

Lomba solo vokal genre dangdut Peksimida se Babel yang sebelumnya ‘digadang-gadang’ dapat ‘menggoyang’ rektorat UBB ternyata tak kesampaian.

Halaman
123
Penulis: Herru W
Editor: Iwan Satriawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved