Hanandjoeddin dan Depati Amir Sudah Jadi Pahlawan Bagi Masyarakat Babel

Tim verifikasi TPGP sudah ada di Babel, kemarin melakukan verifikasi di Pulau Belitung terkait HAS Hanandjoeddin, siang ini

Hanandjoeddin dan Depati Amir Sudah Jadi Pahlawan Bagi Masyarakat Babel
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka, Yan Megawandi. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yan Megawandi mengajak seluruh lapisan masyarakat di Babel untuk menyuarakan dukungan terhadap Depati Amir dan HAS Hanandjoeddin sebagai pahlawan Nasional.

Yan menyebutkan saat ini Tim Peneliti, Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) sedang melakukan proses verifikasi terhadap dua pahlawan yang sudah terkenal di Babel.

Ini merupakan kesekian kalinya kedua tokoh ini diajukan menjadi Pahlawan Nasional.

"Tim verifikasi TPGP sudah ada di Babel, kemarin melakukan verifikasi di Pulau Belitung terkait HAS Hanandjoeddin, siang ini akan datang ke Pangkalpinang akan Verifikasi untuk Dapati Amir hingga tanggal 1 nanti," kata Yan, Kamis (30/8/2018).

Ia menyebutkan untuk pengajuan HAS Hanandjoeddin diusulkan bersama dengan Malang, Jawa Timur. Sedangkan untuk Depati Amir juga turut diusulkan Provinsi NTT.

"Kami berharap usulan dua putra terbaik kami HAS Hanandjoeddin dan Depati Amir bisa ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional. HAS Hanandjoeddin merupakan TNI angkatan Udara yang tangguh perjuangannya tidak hanya di Babel tapi juga di Malang sehingga kita turut mengusulkannya bersama Jawa Timur," tambahnya.

"Depati Amir pejuang tangguh yang jejaknya masih kami lihat dan rasakan peninggalan Depati Amir bentuk struktur desa yang ada di Bangka, struktur desa lebih ke hutan, sehingga pada zaman itu sulit untuk terawasi oleh Belanda. Kami mengusulkan ini bersama dengan NTT karena perjuangannya berlanjut kesana," kata Yan.

Menurutnya, sejauh berbagai persyaratan untuk pengusulan ini sudah dilengkapi. Ia berharap hasil verifikasi ini akan membuahkan hasil yang baik.

"Kita mengusulkan, kan yang menerima pusat, karena mereka mau cek apakah standar-standar itu sudah terpenuhi yang kita sampaikan misalnya nama Jalan, mereka mau cek bener apa enggak. Kita berharap dukungan dari seluruh lapisan masyarakat untuk memberikan support usulan pahlawan nasional," katanya.

Menurut ada beberapa kebanggaan ketika suatu daerah memiliki pahlawan nasional yang berasal dari daerah tersebut. Hal ini juga bisa menjadi teladan bagi generasi muda untuk meneruskan perjuangan yang telah dilakukan.

"Ketika kita akan punya Pahlawan Nasional dari daerah kita, ini akan menjadi kebagaan dan simbol bahwa kita juga bahwa kita melakukan perjuangan dalam kemerdekaan RI. Kedua kita akan punya simbol keteladanan perjuangan akan ini akan memperkuat dan memperkukuh sebagai bagian bangsa pejuang," ujarnya.

Menurutnya, sejak dulu dua tokoh ini sudah tidak asing lagi dan memang sudah dirasakan menjadi pahlawan nasional. Hanya saja, ini perlu lagitimasi dari pemerintah pusat.

"Bagi masyarakat Babel kedua orang ini sudah dianggap pahlawan sebenarnya, kita cuma menyampaikan pemerintah pusat ini untuk melegitimasi hal ini. Kalau di level lokal dan provinsi sudah tidak ada masalah dua tokoh dianggap pahlawan nasional oleh masyarakat kita," tambahnya.

"Kami berharap dan berdoa dua mimpi kami, agar dua orang putra terbaik ini akan dinobatkan menjadi pahlawan nasional akan menjadi kenyataan," harapnya.(*)

Penulis: krisyanidayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help