Hingga Agustus, 10 Ribu Anak di Bangka Barat Divaksin

Pemberian vaksin mengalami kendala diantaranya penolakan masyarakat terkait dengan bahan kandungan divaksin.

Hingga Agustus, 10 Ribu Anak di Bangka Barat Divaksin
Bangkapos/Nordin
Kepala dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat Ahmad Syaifuddin, Kamis (30/8) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nordin

BANGKAPOS.COM -- Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat Ahmad Syaifuddin menjelaskan, hingga akhir Agustus ini sebanyak 10.331 anak yang telah divaksin dari target 55.551 orang di wilayahnya.

"Jadi ada sekitar 18,60 persen yang baru divaksin," sebut Ahmad kepada bangkapos.com, Kamis (30/8)

Ahmad menjelaskan, pemberian vaksin di wilayahnya mengalami kendala diantaranya penolakan masyarakat terkait dengan bahan kandungan divaksin.

Hal ini pun berpengaruh dari pencapaian meases yang telah ditetapkan. Apalagi batas akhir dari pemberian vaksin untuk anak sekolah akan segera berakhir Agustus.

"Kalau ditotal semua terkait dengan pencapaian meases kita akan sangat berpengaruh, sekalipun posisi saat ini pencapaiannya cukup besar jika dibandingkan dengan kabupaten lain di Babel," imbuhnya

Banyak dari sekolah di wilayahnya juga melakukan penolakan pemerian vaksin ini meskipun pihaknya sudah melakukan sosialisasi dan penjadwalan.

"Sampai saat ini ada 14 sekolah yang menolak di empat kecamatan, mulai dari PAUD sampai SMP. Yakni Muntok, Simpang Teritip, Kelapa, Tempilang, dan itu belum semua sekolah kami datangi, mungkin bisa bertambah lagi yang menolak," terangnya

Diapun membeberkan sejak 2016 sampai 2017 sebanyak 15 kasus warganya terkana rubela. Saat ini ada tiga anak yang dirawat, dua di Jakarta dan satu Malaysia.

Selain itu ada dua pegawai di lingkungannya terkena rubela, di masyarakat juga demikian, sehingga kasus ini menjadi perhatian.

"Kami akan berusaha semampu kami dengan memberi penjelasan dan pemahaman kepada masyarakat mengenai ini, tentunya kegiatan ini akan terus dilakukan, karena manfaatnya sangat besar, terutama melindungi generasi kita dari penyakit. Kami mengharapkan dukungan dan partisifasi dari seluruh masyarakat untuk menyukseskan ini," harap Ahmad.

Penulis: Muhammad Noordin
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help