Kabag Ops Polres Belitung Rela Basah Kuyup Amankan Pawai Pembangunan

Ini sudah bagian dari tugas kami, apapun resikonya tugas harus tetap dijalankan. Anak-anak yang jadi peserta saja tidak bubar

Kabag Ops Polres Belitung Rela Basah Kuyup Amankan Pawai Pembangunan
posbelitung.co/dede s
Kabag Ops Polres Belitung Kompol Alam Bawono tepuk tangan memberikan semangat kepada peserta pawai pembangunan di bawah guyuran hujan, Kamis (30/8/2018). 

Laporan Wartawan Pos Belitung Dede Suhendar

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Hujan lebat tiba-tiba mengguyur Kota Tanjungpandan, ketika iring-iringan pawai pembangunan y‎ang diselenggarakan Pemkab Belitung dalam rangka HUT ke-73 Republik Indonesia, Kamis (30/8/2018).

Meskipun demikian, seluruh jajaran Polres Belitung yang mengamankan jalannya acara tetap tak bergeming.

Bahkan Kabag Ops Polres Belitung Kompol Alam Bawono selaku pimpinan pasukan tidak bergeser di pinggir jalan meski sudah basah kuyup.

"Ini sudah bagian dari tugas kami, apapun resikonya tugas harus tetap dijalankan. Anak-anak yang jadi peserta saja tidak bubar, jadi kami harus memberi mereka semangat," ujarnya kepada posbelitung.co.

Alam yang berdiri didampingi Kasat Lantas Polres Belitung AKP Noval ikut bertepuk tangan memberi semangat kepada para peserta yang ikut kehujanan.

‎Sesekali dirinya berjalan memantau deretan penonton untuk tetap tertib selama jalannya acara.

Bahkan ia tetap stand by semenjak pukul 14.00 WIB ketika acara dimulai sampai selesai pukul 17.30 WIB .

Pawai Pembangunan

Pemkab Belitung kembali menggelar pawai pembangunan atau karnaval dalam rangka memeriahkan HUT ke-73‎ Republik Indonesia, Kamis (30/8/2018).

Perhelatan acara tahunan itu selalu berhasil menyedot antusiasme masyarakat Belitung. ‎Ratusan bahkan ribuan masyarakat berjejer di sepanjang rute pawai.

‎"Hiburan saja setahun sekali ngajak anak-anak," ujar Ana satu diantara ratusan penonton yang duduk di depan panggung kehormatan, Jalan A Yani, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Bahkan mereka tetap nyaman duduk di trotoar meskipun hujan lebat sempat mengguyur. Sebagian dari mereka langsung membuka payung, tapi tidak sedikit yang rela kehujanan demi menyaksikan kreatifitas peserta mulai dari pejalan kaki, sepeda, motor dan mobil hias.

"Untung tadi bawa payung ke sini. Karena mau berteduh jauh, mau pulang juga tidak bisa karena jalannya ditutup," kata Ana.(*)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved