Megawandi : Usulan Calon Pahlawan Nasional Sudah Penuhi Berbagai Persyaratan

Usulan H AS Hanandjoeddin sebagai calon pahlawan nasional, Kamis (30/8/2018) diyakini sudah memenuhi persyaratan.

Megawandi : Usulan Calon Pahlawan Nasional Sudah Penuhi Berbagai Persyaratan
Bangka Pos / Krisyanidayati
Sekda Babel, Yan Megawandi 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Usulan H AS Hanandjoeddin sebagai calon pahlawan nasional, Kamis (30/8/2018) diyakini sudah memenuhi persyaratan. Selama ini persyaratan buat membawa H AS Hanandjoeddin tersebut, sudah digulirkan dan Provinsi Bangka Belitung memiliki harapan besar buat memiliki pahlawan nasional.

"Kami yakini itu bisa, karena yang jelas persyaratan sudah dipenuhi dan kami sangat berharap besar bahwa Bangka Belitung segera memiliki pahlawan nasional," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Bangka Belitung, Yan Megawandi kepada Posbelitung.co, Kamis (30/8/2018).

Terdapat dua nama, yang kini diusulkan sebagai calon pahlawan nasional oleh Negeri Serumpun Sebalai ini, H AS Hanandjoeddin dan Depati Amir. Tim Peneliti Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP), kemarin sudah melakukan peninjauan kelapangan buat melakukan verifikasi data.

Khususnya di Belitung, melakukan survey terhadap calon pahlawan nasional H AS Hanandjoeddin. Tim yang melakukan penelitian tersebut, Brigjen TNI Darwin Haroen, Laksamana Imam Suprayotno, dan Afni.

Terdapat sejumlah lokasi peninggalan H AS Hanandjoeddin seperti bandara, makam taman pahlawan dan pangkalan udara (LANUD) langsung dilakukan pengecekan.

"Mudah - mudahan hasil verifikasi ini, kita berdoa bersama-sama agar mendapatkan hasil yang baik, dan membawa dua nama itu menjadi pahlawan nasional. H AS Hanandjoeddin mewakili Belitung dan Depati Amir mewakili Bangka," ujarnya.

Pengumpulan data terhadap H AS Hanandjoeddin tersebut, bukan hanya akan dilakukan di Kabupaten Belitung saja. Namun ada juga verifikasi data yang akan dilakukan di Belitung Timur, lantaran ia sempat menjabat sebagai Bupati Belitung periode 1967 - 1972.

"Karena disana (Belitung Timur) ada sekolah yang dibangun H AS Hanandjoeddin. Jadi terfokus diseluruh tempat bersejarah," ujarnya.

Kata Yan, verifikasi tersebut tidak akan henti dilakukan oleh tim TP2GP, hingga nanti digelar sidang penetapan pada tanggal 11 September 2018, memenuhi syarat atau tidak H AS Hanandjoeddin menjadi pahlawan nasional.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, agar bisa memberikan dukungan kepada H AS Hanandjoeddin untuk menjadi pahlawan nasional. Dukungan ini sangat penting, karena memiliki nilai atau point untuk penetapan," pungkasnya. (*)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved