Mengintip Kisah Cinta Atlet Pencak Silat Hanifan dan Pipiet, Peraih Medali Emas di Asian Games 2018

Pipiet menceritakan ketika awal bertemu hanya sekedar bertukar pikiran saja, namun tak berselang lama keduanya merasa ada

Mengintip Kisah Cinta Atlet Pencak Silat Hanifan dan Pipiet, Peraih Medali Emas di Asian Games 2018
instagram
Hanifan dan Pipiet 

BANGKAPOS.COM--Cabang olahraga Pencak Silat sampai saat ini menjadi penyumbang medali emas terbanyak untuk Indonesia di Asian Games 2018.

Dari pantauan TribunSolo.com di laman Asian Games 2018, sampai hari ini Kamis (30/8/2018), Pencak Silat berhasil memperoleh 14 medali emas.

//

Dua diantara 14 atlet Pencak Silat yang berhasil meraih emas adalah Hanifan Yudani Kusumah dan Pipiet Kamelia.

Pipiet Kamelia, meraih medali emas pada partai final nomor kelas D putri 60 kg sampai 65 kg di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta, Rabu (29/8/2018).

//

Pipiet Kamelia berhasil mengalahkan atlet pencak silat asal Vietnam, Nguyen Thi Cam Nhi, dengan skor akhir 5-0.

Sedangkan, Hanifan meraih medali emas pada partai final nomor kelas C putra 55 kg sampai 60 kg di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta, Rabu (29/8/2018).

Hanifan mengalahkan atlet pencak silat asal Vietnam, Nguyen Thai Linh.

Hanifan berhasil menang dengan skor tipis 3-2 setelah mengalahkan Nguyen Thai Linh yang beberapa kali memberi perlawanan sengit.

Tak banyak yang tahu, rupanya Hanifan dan Pipiet adalah sepasang kekasih.

Dilansir TribunSolo.com dari Tribunnews.com, Pipiet menceritakan ketika awal bertemu hanya sekedar bertukar pikiran saja, namun tak berselang lama keduanya merasa ada kecocokan.

"Di silat kenalnya waktu kejuaraan dunia karena satu tim dan pertama bertukar pikiran biasa."

"Ternyata emang cocok."

"Bertukar perasaan Insya Allah berlanjut," ujar Pipiet.

Keduanya pun saling dukung saat salah satunya bertanding.

Pipiet mengatakan dirinya selalu deg-degan saat Hanifan bertanding.

"Iya dong pasti kita emang dari awal saling dukung."

"Ya dengan kita satu tim mainnya hampir bareng gitu kan pasti mendoakan dia main aku yang deg-degan aku main dia yang deg-degan," katanya.

Bahkan saat pertandingan semifinal Asian Games 2018, Hanifan sempat kurang fokus sehingga kehilangan banyak point pada babak kedua, Pipiet yang berada dibangku penonton terus mendoakan sang pacar agar bisa mengatasi pertandingan tersebut.

"Iya lawannya dia turun kelas secara power jauh dari Hanifan lebih bertenaga jadi tadi sempet deg-degan tapi aku berdoa aja pasti bisa ngatasin," ujarnya.

Berikut potret kebersamaan Hanifan dan Pipiet.

(TribunSolo.com/Rika Apriyanti)
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help