Ternyata Ini Penyebab Kasus Ikan Mati mencapai 180 Ton di Danau Toba

Kasus ikan mati melanda Danau Toba, Provinsi Sumatera Utara. Total ikan yang mati mencapai 180 ton.

Ternyata Ini Penyebab Kasus Ikan Mati mencapai 180 Ton di Danau Toba
KOMPAS.com/Yoga Sukmana
Pekerja PT Suri Tani Pemuka sedang menebar pakan ikan di keramba budidaya ikan Danau Toba. 

BANGKAPOS.COM- Kasus ikan mati melanda Danau Toba, Provinsi Sumatera Utara.

Total ikan yang mati mencapai 180 ton.

Kerugian nelayan pun diperkirakan mencapai Rp 2,7 miliar.

Untuk menindaklanjuti fenomena kematian massal ikan itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti baru-baru ini menginstruksikan untuk menerjunkan Tim Satuan Tugas Penanganan Penyakit Ikan dan Lingkungan.

Tim Satgas tersebut terdiri dari para ahli perikanan budidaya air tawar dan Balai Karantina Ikan, Medan.

Berdasarkan siaran pers resmi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Rabu (29/8/2018), Tim Satgas bertugas untuk mengidentifikasi sekaligus memetakan penyebab teknis dan sumber dampak kematian massal ikan.

Tim juga memberikan rekomendasi agar persoalan itu selesai.

Anggota Tim Satgas Ahmad Jauhari menjelaskan, berdasarkan monitoring dan penelitian kualitas perairan danau, setidaknya ada tiga dugaan penyebab kematian massal ikan.

Pertama, terjadi penurunan suplai oksigen bagi ikan.

Baca: Terlalu Sombong, Punya Mobil dan Hina Pengendara Sepeda, Pria Ini Dihadang Ratusan Massa

Kedua, kepadatan ikan yang tinggi dan ketiga, keramba jaring apung terlalu dangkal, sementara dasar perairan merupakan lumpur. 

Halaman
12
Editor: zulkodri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved