Asian Games 2018

6 Tahun Lagi Capai Usia Emas, Lalu Muhammad Zohri dkk Dipersiapkan untuk Olimpiade Paris 2024

Tim estafet 4 x 100 meter putra Indonesia tak hanya dipersiapkan untuk Olimpiade Tokyo 2020, tetapi juga 2024 di Paris.

6 Tahun Lagi Capai Usia Emas, Lalu Muhammad Zohri dkk Dipersiapkan untuk Olimpiade Paris 2024
FERNANDO RANDY/TABLOID BOLA
Tim Pelari Indonesia yang terdiri dari Fadlin, Lalu Muhammad Zohri, Eko Rimbawan dan Bayu Kertanegara usai tampil dalam final lari Asian Games 2018 nomor estafet 4x100m di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (30/8/2018). 

BANGKAPOS.COM - Tim estafet 4 x 100 meter putra Indonesia berhasil menorehkan pencapaian positif pada Asian Games 2018 melalui medali perak yang mereka raih.

Pada babak final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (30/8/2018), tim estafet Indonesia yang bermaterikan Fadlin, Lalu Muhammad Zohri, Eko Rimbawan, dan Bayu Kertanegara menorehkan waktu 38,77 detik.

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) menyatakan, para pelari yang masih berusia muda di tim estafet tersebut akan diproyeksikan hingga Olimpiade Paris 2024.

Baca: Gagal Persembahkan Medali Emas, Ini Target Lalu Muhammad Zohri Berikutnya

"Tim ini tak hanya dipersiapkan untuk Olimpiade Tokyo 2020, tetapi juga 2024 di Paris. Saat 2024, Zohri nanti akan berusia 24 tahun. Di situlah usia emasnya," ujar Tigor.

"Kemudian Bayu, sekarang usianya 21 tahun. Enam tahun lagi, dia sudah 27 tahun. Demikian pula dengan atlet muda lainnya. Di Paris nanti, atlet-atlet kita akan lebih matang," ucap dia.

Saat ini, Lalu Muhammad Zohri menjadi pelari paling muda di tim estafet 4 x 100 meter putra Indonesia.

Atlet asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) itu lahir pada tanggal 1 Juli 2000, atau kini telah berusia 18 tahun.

Baca: Emas Indonesia Terhenti pada Hari ke-12 Asian Games 2018, Lihat Update Lengkap Medali 20 Negara

Pelari termuda kedua yakni Bayu Kertanegara yang berasal dari DKI Jakarta. Ia lahir pada 15 Desember 1997 (21 tahun).

Kemudian, pelari termuda ketiga disandang Eko Rimbawan yang berasal dari Kalimantan Tengah. Dia lahir pada 29 Juli 1995 (23 tahun).

Adapun Fadlin menjadi pelari paling senior di tim. Pria asal Lombok, Nusa Tenggara Barat itu lahir pada 28 Oktober 1989 (28 tahun).

Baca: Liga Champion - Barcelona Masuk Grup Neraka, Cristiano Ronaldo Hadapi Manchester United dan Valencia

Sebelum Asian Games 2018, tim estafet 4x100 meter putra ini sempat berlatih di Amerika Serikat dan mengikuti serangkaian kejuaraan penting di sana.

Berkat ketekunan dan usaha keras, mereka berhasil mempersembahkan medali perak Asian Games nomor 4x100 meter putra yang pertama untuk Indonesia sejak 1966.

Editor: fitriadi
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help