BPBD Provinsi Babel Giat Kurangi Risiko Bencana

Mitigasi Penanggulangan Bencana yang dilaksanakan BPBD merupakan upaya untuk mengurangi risiko bencana.

BPBD Provinsi Babel Giat Kurangi Risiko Bencana
Bangka Pos/Riki Pratama
BPBD Babel melaksanakan kegiatan Mitigasi Penanggulangan Bencana di daerah rawan bencana di Hotel Marina Toboali, Kamis (30/8). 

BANGKAPOS.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Babel melaksanakan kegiatan Mitigasi Penanggulangan Bencana di daerah rawan bencana, Kamis (30/8) di Hotel Marina Toboali.

Kepala BPBD Babel, Mikron Antariksa meng­atakan kegiatan Mitigasi Penanggulangan Bencana yang dilaksanakan BPBD merupakan upaya untuk mengurangi risiko bencana baik dari faktor alam, non alam maupun faktor manusia.

“Baik itu melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana,” jelas Mikron Antariksa dalam kegiatan itu, Kamis (30/8).

BPBD Babel melaksanakan kegiatan Mitigasi Penanggulangan Bencana di daerah rawan bencana di Hotel Marina Toboali, Kamis (30/8).
BPBD Babel melaksanakan kegiatan Mitigasi Penanggulangan Bencana di daerah rawan bencana di Hotel Marina Toboali, Kamis (30/8). (Bangka Pos/Riki Pratama)

Diharapkan kegiatan ini sebagai upaya terwujudnya sinergitas antara masyarakat, dunia usaha yang ditandai dengan keteraturan dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana sehingga menjadi tepat sasaran.

“Peran serta masyarakat diperlukan dalam kegiatan penanggulangan bencana, karena masyarakat yang cepat dan terdepan dalam menanggulangi bencana,” lanjutnya.

BPBD Babel melaksanakan kegiatan Mitigasi Penanggulangan Bencana di daerah rawan bencana di Hotel Marina Toboali, Kamis (30/8).
BPBD Babel melaksanakan kegiatan Mitigasi Penanggulangan Bencana di daerah rawan bencana di Hotel Marina Toboali, Kamis (30/8). (Bangka Pos/Riki Pratama)

Menurutnya Desa Tangguh Bencana yang selanjutnya disebut Destana adalah desa/kelurahan yang memiliki kemampuan mandiri untuk beradaptasi dan menghadapi potensi ancaman bencana.

“Serta memulihkan diri dengan segera dari dampak dampak bencana yang merugikan. Masyarakat lokal dalam penyusunan perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian untuk mengurangi ancaman dan dampak risiko bencana,” ucapnya.

Sementara itu Asisten Pemerintahan dan Kesra Asri Usman mewakili Bupati Basel Justiar Noer dalam kesempatan itu mengatakan terkait bencana yang terjadi menjadi tanggungjawab pemerintah, masyarakat dan dunia usaha.

BPBD Babel melaksanakan kegiatan Mitigasi Penanggulangan Bencana di daerah rawan bencana di Hotel Marina Toboali, Kamis (30/8).
BPBD Babel melaksanakan kegiatan Mitigasi Penanggulangan Bencana di daerah rawan bencana di Hotel Marina Toboali, Kamis (30/8). (Bangka Pos/Riki Pratama)

Oleh karena itu, sambungnya perlu pencegahan dan mitigasi menghidari bencana, tentunya dengan kegiatan seperti ini yang memberikan pengetahuan dan informasi.

“Terkait penanggulangan bencana dan upaya kesiapsiagaan, semoga semua peserta dapat memanfaatkan sebaik- baiknya dan adanya pemahaman terkait penanggulangan bencana di Basel,” ungkapnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BPBD Babel Mikron Antariksa, Asisten Pemerintahan dan Kesra Basel Asri Usman, Kepala Sat Pol PP Basel Saut Ritonga, Kabid Pencegahaan dan Kesiap Siagaan BPBD Babel Mulyadi, para camat dan para peserta dari aparatur kelurahan serta desa. (advertorial/riu)

Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help