Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Layak Miliki Pahlawan Nasional

Ribuan pelajar di Kota Pangkalpinang menyambut kedatangan Tim Pengaji dan Penetapan Gelar Pahlawan (TP2GP)

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Layak Miliki Pahlawan Nasional
Ist
Para pelajar menyambut kedatangan Tim Pengaji dan Penetapan Gelar Pahlawan (TP2GP) dan Kementerian Sosial Republik Indonesia di Kampoeng Rasau Pangkalpinang, Jumat (31/08/2018). edw 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -Para pelajar Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Pangkalpinang menyambut kedatangan Tim Pengaji dan Penetapan Gelar Pahlawan (TP2GP) dan Kementerian Sosial Republik Indonesia di Kampoeng Rasau Pangkalpinang, Jumat (31/08/2018).

Imam, anggota TP2GP dan perwakilan Kementerian Sosial Republik Indonesia mengatakan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung layak memiliki Pahlawan Nasional.

"Kami sudah meneliti seperti masyarakat Babel mendukung dan mengenal Pahlawan Nasional yang saat ini sudah memenuhi persyaratan. Antusiasme masyarakat sangat tinggi dan tidak hanya itu saja, generasi muda pun ramai mendukung dua Pahlawan Nasional asal Babel, Depati Amir dan HAS Hanandjoeddin," katanya.

Ditambahkannya, saat ini berkas pahlawan nasional semuanya sudah diperbaiki, tidak hanya Babel saja yang mengajukan permohonan tapi hampir seluruh provinsi juga mengajukan calon pahlawan nasional.

"Setelah diteliti nama-nama Pahlawan Nasional akan ditandatangani oleh Presiden dan diumumkan pada tanggal 10 November 2018 di Hari Pahlawan. Insyaallah, Babel akan memiliki Pahlawan Nasional," tegasnya

Sementara Junior, pelajar SMA Pangkalpinang mengaku sebelumnya belum mengetahui seperti apa sosok kedua pahlawan nasional asal Babel ini.

"Ketika kami berada di Kampoeng Rasau ini baru bisa banyak mendapatkan ilmu pengetahuan tentang kedua pahlawan ini, karena tidak ada dalam pelajaran di sekolah kami," ujarnya.

Diakuinya, walaupun baru berapa jam di Kampoeng Rasau sudah mendapatkan pelajaran yang sangat berharga, sehingga bisa mengetahui seperti apa perjuangan dua Pahlawan Nasional Kite, Depati Amir dan Hanandjoeddin pada masa penjajahan belanda.

"Semangat Pahlawan Nasional Kite, akan menjadi semangat perjuangan generasi penerus bangsa untuk terus belajar dan memberikan prestasi terbaik untuk negeri ini," tukas pelajar kelas XII ini.(*)

Penulis: edwardi
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved