Kasus Pengeroyokan di Cengkongabang Kini Ditangani Jaksa

Tersangka yang kita limpahkan tahap dua ke Kantor Kejaksaan Negeri Bangka di Sungailiat, yaitu Tersangka

Kasus Pengeroyokan di Cengkongabang Kini Ditangani Jaksa
Ist
Tampak Tersangka MD alias IS dilimpahkan oleh Penyidik Polsek Me dobarat kepada Penuntut Umum Kejari Bangka, akhir pekan lalu. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA--  Kasus pengeroyokan yang dilakukan oknum remaja di Desa Cengkong Abang Kecamatan Mendobarat Bangka, dua bulan lalu, memasuki babak baru.

Satu di antara beberapa pelaku, ditangkap, inisial MD alais IS. Kini tersangka dialihkan status tahanan dari penyidik ke penuntut umum. 

Hal ini ditegaskan oleh Kapolres Bangka AKBP M Budi Ariyanto diwakili Kapolsek Mendobarat AKP Hendra Wirman, Minggu (2/9/2018).

"Tersangka yang kita limpahkan  tahap dua ke Kantor Kejaksaan Negeri Bangka  di Sungailiat, yaitu Tersangka  MD alias IS. Sedangkan tersangka EK dan kawan-kawan masih buron, belum tertangkap," kata Kapolsek.

Penangkapan MD alias IS kata Kapolsek bermula adanya laporan korban yang terbit menjadi laporan polisi LP/B- 249/VI/2018/babel/Res.Bka/Sek.Mendo barat Tanggal 24 Juni 2018 tentang tindak pidana pengeroyokan sebagaimana dimakaud Pasal 170 KUHP.

"Kejadian pada Hari Sabtu Tanggal  23 Juni 2018 sekira Pukul 23.00 WiB di ruko kosong Desa Cengkongabang Kecamatan Mendobarat Bangka. Pelapor atas nama Ardiansyah Saputra  (19), buruh tambang (TI),  tinggal di Desa Mendobarat, yang melapor," kata Kapolsek.

Kronologis kejadian berawal, pada Hari Sabtu Tanggal 23 Juni 2018 sekitar Pukul 23.00 WIB.

Ketika itu korban dan teman-temannya  (saksi) sedang duduk sambil minun miras jenis arak di sebuah ruko kosong di Desa Cengkongabang Mendobarat.

"Tiba-tiba datang Tersangka EK dan kawan kawan melempar korban dan saksi dengan menggunakan batu bata hingga mengenai kepala bagian belakang serta membuat korban terjatuh.

Kemudian para tersangka secara bersama-sama memukul korban menggunakan tangan dan kaki serta kayu," katanya.

Korban Ardriansyah Saputra babak belur.

Akibat  kejadian tersebut ia mengalami luka robek pada bagian kepala belakang, luka memar pada muka sebelah kiri, luka memar pada leher sebelah kiri dan luka memar pada tangan kiri dan dada.

Sedangkan teman-temannya (saksi) lari ke semak-semak," kata Kapolsek, seraya menyebut setelah kejadian korban melapor ke polisi dan berbuntut penangkapan MD alias IS, satu diantara pelaku.(*)

Penulis: ferylaskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved