Sekda Babel Pastikan Ada Penerimaaan CPNS, Soal Formasi Masih Menunggu

Sekda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yan Megawandi mengatakan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sudah dipastikan akan Dibuka.

Sekda Babel Pastikan Ada Penerimaaan CPNS, Soal Formasi Masih Menunggu
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka, Yan Megawandi. 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yan Megawandi mengatakan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sudah dipastikan akan Dibuka.

Namun untuk jumlah kuota atau formasi khusus di Lingkungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung maupun Kabupaten/kota belum diketahui secara pasti.

"Kalau penerimaannya akan ada, tapi untuk kelanjutnya berapa kuota dan formasi itu belum kami dapatkan informasinya," ucap Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Babel) Yan Megawandi kepada Posbelitung.co.

Dikatakan Yan Megawandi rapat kepegawaian terakhir di Bandung belum ada statement resmi jumlah yang akan direkrut pada penerimaan CPNS tersebut.

"Tapi kami siap, dan ini bukan hanya tingkat Provinsi saja, tapi seluruh Kabupaten/Kota (di Bangka Belitung).
Beberapa tahun ini kan ada rekrutmen, tapi tidak banyak, sedangkan kebutuhan SDM (Sumber Daya Manusia) banyak sekali," ucapnya.

Kata Yan, kebutuhan tenaga PNS yang kini mengalami kekurangan yaitu tenaga guru. Sebab beberapa tahun belakang, banyak tenaga guru yang sudah pensiun dan tenaga guru khusus nya SMA/SMK/MA itu merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi.

"Kalau yang SMP dan SD di Kabupaten. Ya kalau kami bilang, melihat dari standar nya memang SDM kita masih kurang. Terutama tenaga pendidik berkualifikasi dan tenaga medis, berkualifikasi, karena itu layanan dasar yang harus dahulukan," bebernya.

Bukti penting, lanjut Yan, pendidikan dan medis merupakan layanan dasar, Khusus untuk dua kategori itu, masing - masing harus 20 persen di anggarkan.

Selama ini, kata dia, menutupi kekurangan tenaga guru tersebut, mereka merekrut tenaga honor. Selain guru, terdapat juga tenaga honorer untuk dibidang administrasi yang direkrut oleh pemerintah.

"Ada juga yang double (guru sekaligus adminsitrasi). Mungkin kedepan kalau belum ada formasi guru kami akan siapkan tenaga administratif, sehingga tidak ada lagi guru yang tugasnya merangkap. Tapi kedepan tenaga guru dan medis ini akan menjadi konsep pemerintah pusat maupun daerah," pungkasnya. (*)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help