Viral Tagar #RespectAriana, Rupanya Ariana Grande Diduga Mengalami Pelecehan Saat Upacara Pemakaman

Viral Tagar #RespectAriana, Rupanya Ariana Grande Diduga Mengalami Pelecehan Saat Upacara Pemakaman

Viral Tagar #RespectAriana, Rupanya Ariana Grande Diduga Mengalami Pelecehan Saat Upacara Pemakaman
Mike Windle/GETTY IMAGES NORTH AMERICA/AFP
Penyanyi Ariana Grande tampil dalam acara Wango Tango 2016 di StubHub Center di Carson, California, pada 14 Mei 2016. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Idandi Meika Jovanka

BANGKAPOS.COM - Ariana Grande, penyanyi yang banyak mengeluarkan lagu-lagu hitz mendapat perlakukan tidak mengenakan dari Bishop Charles H Ellis III.

Kabar kurang sedap terkait pelecehan ini berhembus di lini sosial lantaran beredarnya video dan foto pelecehan Melalui akun twitter penggemar ariana @ArianaToday.

Hal ini terjadi saat Ariana menghadiri pemakaman musisi dunia yakni Aretha Franklin.

Saat itu, Charles H Ellis III, yang saat ini menjabat Presiden Majelis Gereja Pentakosta Dunia memegang tubuh Ariana tinggi di atas pinggangnya, dengan jari-jarinya bergerak di sekitar bagian dasar dada sang penyanyi.

Dari ekspresi Ariana terlihat mimik wajah beserta cara tertawanya yang canggung memperjelas bahwa ia tengah dilecehkan.

" #RespectAriana menjadi tren di seluruh dunia setelah seorang pendeta menjadi sangat ganteng dengan @ArianaGrande di pemakaman Aretha Franklin," tulis cuitan @ArianaToday

Hal itu membuat tagar #RespectAriana menjadi trending di twitter.

Mengingat, pelecehan seksual masih menjadi isu besar di tengah masyarakat.

Budaya manapun, baik Barat maupun Timur tak ada yang membenarkan apalagi menoleransi tindakan pelecehan.

Namun satu sisi banyak juga orang yang menyalahkan Ariana karena pakaiannya dianggap terlalu pendek untuk menghadiri acara pemakaman.

Mengetahui itu, jurnalis lepas Nicholas Liddle melalu twitter pribadinya @NLiddle16 menilai bahwa permasalahan intinya bukan karena gaun terlalu pendek tetapi tentang perlakukan Charles H Ellis III membuat Ariana tidak nyaman.

"Anda sedang membicarakan tentang gaun ArianaGrande yang terlalu pendek ketika kita dapat berbicara tentang meraba-raba dan betapa tidak nyamannya Ariana? & raut wajahnya? Yesus yang terkasih," tulis @NLiddle16

Tidak hanya NLiddle, dukungan terus berdatangan untuk Ariana dengan mengatakan sebaiknya dalam kasus seperti ini, jangan menyalahkan Ariana karena dia korban.

Selain itu, pendeta tersebut diketahui telah meminta maaf, namun aksinya dikecam banyak pihak.(*)

Penulis: Idandi Meika Jovanka
Editor: teddymalaka
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved